Tangkal Virus Corona
Ilmuwan Sebut Perokok Lebih Berisiko Tinggi Terinfeksi Virus Corona, Ini Penjelasannya
volume besar data yang sekarang dirilis oleh para peneliti, menunjukkan pola yang jelas di antara mereka yang jatuh sakit karena penyakit tersebut.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ilmuwan menyebut perokok lebih beresiko tinggi terinfeksi Virus Corona.
Hal ini sejalan dengan langkah pencegahan virus corona oleh WHO yang di antaranya hindari area berasap atau merokok.
Diketahui, Presiden Joko Widodo menyampaikan dua orang WNI merupakan ibu dan anak yang masing-masing berusia 64 tahun dan 31 tahun dinyatakan positif corona.
Penyebab keduanya terjangkit virus corona adalah karena mereka melakukan kontak dengan warga Jepang yang datang ke Indonesia.
Dan tak lama, warga Jepang itu terdeteksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.
"Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," tutur Presiden.
Diketahui bersama bahwa virus corona menjadi perhatian dunia setelah kasus ini ‘pecah’ di China dan menyebar ke negara lain.
Lalu bagaimana soal penyebaran virus corona?
Beberapa waktu lalu, para ahli penyakit paru-paru melakukan riset terkait dengan penyebaran virus corona.
Para ahli tersebut mengatakan bahwa mungkin ada hubungan antara merokok dan pengembang komplikasi dari virus corona.
Hal tersebut dikarenakan dalam penilitian mereka lebih menjelaskan siapa yang paling rentan terhadap penyakit virus corona ini.
Dikutip dari Telegraph, volume besar data yang sekarang dirilis oleh para peneliti, menunjukkan pola yang jelas di antara mereka yang jatuh sakit karena penyakit tersebut.
Sebuah analisis baru dari 8.000 kasus pertama coronavirus yang dilakukan oleh para peneliti di China dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa pria lebih mungkin didiagnosis dengan penyakit ini, lebih cenderung memiliki gejala yang paling parah, seperti pneumonia, dan lebih mungkin mati.
Salah satu alasan bias terhadap laki-laki mungkin karena para lelaki di China perokok berat.
Analisis ini dipublikasikan karena semakin memburuknya virus corona yang tengah dialami di seluruh dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jumlah-perokok-yang-besar-berkontribusi-w346347348.jpg)