Torang Kanal

Gadis Cantik Asal Tomohon Ini Mahir Menjadi Mayoret

Yovanney Hartni Zania Mongdong, mengaku menjadi mayoret atas keinginannya sendiri dan mendapat kesempatan dipanggil dari sekolah

Kolase / Istimewa
Yovanney Hartni Zania Mongdong 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjadi seorang mayoret hanya bisa dinikmati beberapa orang pilihan, saat masa sekolah baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak semua siswa bisa menjadi mayoret.

Salah satu mayoret asal kota Tomohon Yovanney Hartni Zania Mongdong, mengaku menjadi mayoret atas keinginannya sendiri dan mendapat kesempatan dipanggil dari sekolah.

"Selain keinginan sendiri, pernah lihat foto-foto ibu waktu SMA pernah juga menjadi mayoret dari situ keinginan lebih tertarik dan lebih ingin mencoba," kata wanita kelahiran Tomohon 5 oktober 2002.

Yovan nama akrabnya, lebih suka menjadi mayoret karena dari pandangannya kelihatan bagus dan menarik.

Golkar Sulut Tunggu Sosialisasi PKPU Terkait Eks Koruptor Maju di Pilkada

"Pertama kali belajar mayoret saat kelas satu SMP, diajarin sama ibu dan juga kakak pelatih yang ada di sekolahnya," tambah perempuan yang sekarang duduk di kelas bangku kelas tiga di SMA N 1 Tomohon.

Gadis yang hobi menyanyi, jalan-jalan dan foto, menceritakan pengalaman saat jadi mayoret sangat senang bisa belajar banyak hal, juga masuk ke grup marching band dan punya teman-teman baru.

Sampai sekarang dirinya sudah banyak kali menjadi mayoret, tidak dapat disebutnya lagi sejak dari kelas satu SMP sampai kelas tiga SMA semester satu dan sekarang tidak lagi ikut karena sudah kelas ujian.

RSUP Prof Kandou Termasuk 100 Rumah Sakit Rujukan Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Perempuan yang bercita-cita menjadi Pramugari, menambahkan menjadi mayoret susahnya harus hafalin tempo dari lagu dan harus tahu kapan mau berhenti dan lanjut serta harus hafalin ketukannya. Kalau senangnya bisa tahu semuanya dan bisa punya teman baru saat ikut lomba.

"Yang sangat berkesan saat ikut lomba bisa parade dan dilihat banyak orang, tapi dalam penampilan pernah ada rasa malu saat ada kesalahan sedikit, karena sudah gugup tapi langsung menyesuaikan," ucap anak pertama dari dua bersaudara.

Wanita yang pernah menjadi duta lalu lintas Polres Tomohon, sering ikut lomba di sekolah dan sampai lomba di Manado bukan hanya di Tomohon menjadi utusan sekolah kurang lebih lima kali.(fis)

Yasti Sebut Putra BMR Masuk Jajaran Direksi Bank SulutGo

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved