Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wabah Virus Corona

Virus Corona Menginfeksi Indonesia, Stok Masker di Indomaret dan Alfamart Menipis

Masker di Indomaret dan Alfamart ini sering habis semenjak maraknya virus corona yang merebak di Wuhan China, ketika dikunjungi Senin (02/03/2020).

Tayang:
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/FISTEL MUKUAN
Virus Corona Menginfeksi Indonesia, Stok Masker di Indomaret dan Alfamart Menipis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masker di Indomaret dan Alfamart ini sering habis semenjak maraknya virus corona yang merebak di Wuhan China, ketika dikunjungi Senin (02/03/2020).

Indomaret dan Alfamart di Lapangan Sparta Tikala ini setelah dikunjungi masih ada persediaan tapi tinggal sedikit dari yang biasanya.

Mega sebagai asisten kepala toko di Indomaret Alun-alun Tikala mengatakan, di toko ini seminggu tiga kali masuk untuk masker.

"Setiap minggu tiga kali masuk dan tidak menentu ada 20 sachet lebih ada kurang dari 20 dan berbeda-beda merek maskernya.

Dari yang biasanya sebelum virus yang terjual hanya lima sampai tujuh sachet," kata Mega.

harga masker per sachet yang isinya lima peaces saat maraknya virus corona tidak ada kenaikan per sachet dengan isi lima Rp.9.500.

"Saat virus corona penjualan masker naik sampai tiga kali lipat, dari yang biasanya sebelum virus," tambahnya.

Mega bilang apalagi yang paling banyak terjual saat imlek setiap masuk langsung habis tapi sekarang sudah tidak terlalu lagi.

Arjuna Amir karyawan di Alfamart Tikala juga saat ditemui tinggal masker untuk perempuan berhijab yang tersisa dan tinggal dua sachet.

"Biasanya perhari yang terjual enam sampai tujuh sachet per sachet lima peaces sebelum ada virus, dan saat maraknya virus corona setiap hari habis," kata Arjuna.

Arjuna katakan, setiap hari masker masuk dan yang di pajang kurang lebih 20 sachet yang isi lima peaces.

"Setiap hari masuk tapi jumlahnya tidak menentu berapa banyak ada 20 lebih ada kurang dari 20," tambahnya.

Arjuna juga menunjukan dari empat gantongan kurang lebih 20 puluh sachet tinggal dua yang belum terjual.

"Harganya tidak naik sebelum dan sampai hari ini semenjak marak virus dari Rp. 7.500 sampai Rp 9.500 karena ada berapa model, tapi saat maraknya virus ini penjualan banyak yang membeli masker kebanyakan orang lokal," tutupnya.

(Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)

BERITA TERPOPULER :

 Ibu dan Anak di Indonesia Positif Virus Corona, Terjangkit Setelah Berhubungan dengan WN Jepang

 Wanita yang Sudah Menikah, Sangat Beresiko Terkena Kanker Serviks, Daripada yang Belum

 PT Angkasa Pura Support Buka Lowongan Kerja, SMA SMK D3 S1, Buka 6 Posisi, Cek Syarat & Link Daftar

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved