Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Meski Sama-sama Berada di Pulau Sebaru, Observasi ABK Diamond Princess dan World Dream Terpisah

Meski berada di satu pulau, observasi WNI ABK Diamond Princess dan World Dream tetap dilakukan terpisah.

Editor: Isvara Savitri
Kompas.com
Foto aerial WNI ABK World Dream berjalan setibanya di Pulau Sebaru Kecil untuk menjalani observasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski berada di satu pulau, observasi WNI ABK dua kapal pesiar, Diamond Princess dan World Dream di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu akan dilakukan terpisah.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

Nantinya akan ada dua blok terpisah untuk ABK kedua kapal tersebut.

"Nanti ada dua blok. Ada blok World Dream dan blok Diamond Princess," ujar Muhadjir dikutip dari siaran pers Kemenko PMK, Minggu (1/3/2020).

Ia mengatakan, batas antara kedua kelompok itu telah dibuat secara jelas.

Pembatasan itu dilakukan agar tidak terjadi kumpulan antar kedua kelompok.

"Teknisnya sudah kami bahas, daya dukung dari TNI dan BNPB, serta back up kesehatan dari Sesditjen P2P Kemenkes," kata dia.

Saat ini, kata dia, seluruh tenaga kesehatan dan peralatan pendukung untuk observasi telah disiapkan dengan optimal.

Adapun proses evakuasi dilakukan berkaitan dengan virus corona yang telah menyebar di kapal pesiar tersebut.

Di kapal Diamond Princess yang ada di Yokohama, Jepang terdapat 68 WNI yang menjadi ABK.

Tim evakuasi untuk WNI di sana telah diberangkatkan pada Jumat (28/2/2020).

Tim tersebut terdiri dari pegawai Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, TNI, Polri dan awak kabin pesawat Garuda Indonesia.

Evakuasi dilakukan menggunakan pesawat jenis Airbus 330 milik PT Garuda Indonesia Tbk. Pemulangan WNI akan dilakukan pada Minggu (1/3/2020) pukul 18.00 waktu Jepang dan sampai Indonesia pada dini hari.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan, 68 WNI yang dipulangkan negatif virus Corona.

Sementara delapan WNI lainnya di kapal tersebut yang sudah dinyatakan positif Corona tidak ikut dijemput.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved