Berita Nasional

Ekonomi Indonesia Terpuruk karena Wabah Virus Corona, Pemda Diminta Maksimalkan APBD

Munculnya wabah virus corona di awal tahun membuat perekonomian Indonesia terpuruk. Hal ini membuat Pemda diminta maksimalkan APBD yang ada.

AFP
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Prospek perekonomian dunia, termasuk Indonesia sepanjang tahun ini tidak begitu cerah.

Berbagai tekanan datang terutama dari wabah virus corona jenis Covid-19 yang berisiko membuat perlambatan laju ekonomi domestik bahkan ke bawah level lima persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi turun hingga ke level 4,7 persen di 2020 jika perekonomian China mengalami kontraksi sebesar satu persen.

Hal tersebut kembali disampaikannya pada Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (28/2) lalu. 

"Dengan kondisi ekonomi dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menurun dari lima persen. Kita perlu menentukan kebijakan sehingga pertumbuhan ekonomi kita bisa bertahan,” tuturnya seperti dikutip dalam laporan Kementerian Keuangan. 

Oleh karena itu, bendahara negara itu berharap, pemerintah daerah mengoptimalkan penggunaan anggarannya untuk menopang ekonomi masyarakat.

Apalagi, pemerintah mulai tahun ini mempercepat penyaluran dana desa sebagai bagian dari upaya mendorong realisasi belanja pemerintah di daerah sehingga perekonomian tetap melaju. 

Sri Mulyani menegaskan, dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian akibat penyebaran virus Corona saat ini, peran APBN, APBD, dan APBDesa menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Dana desa ini adalah dana rakyat. Gunakan untuk mengurangi kemiskinan di desa. Dana Desa adalah lokomotif bagi pembangunan nasional,” ujar Sri Mulyani. 

Wabah Covid-19 berpotensi menekan kinerja perekonomian, terutama dari sisi perdagangan internasional yaitu ekspor dan impor.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved