Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

WHO: Semua Negara di Dunia Harus Bersiap Hadapi Virus Corona Covid-19: 'Jangan Anggap Akan Terbebas'

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, semua negara di dunia harus bersiap menghadapi virus corona

KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN
Remaja yang Sempat Diduga Terjangkit Virus Corona Setelah Berlibur dari Malaysia Dinyatakan Negatif 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga saat ini, virus korona kian merebak ke berbagai negara.

Bahkan negara-negara di benua eropa mulai terdampak dari virus mematikan berikut.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, semua negara di dunia harus bersiap menghadapi virus corona Covid-19.

Hal ini dikatakannya menyusul semakin meluasnya wabah virus corona di banyak negara di dunia.

Info Terbaru, Hari Ini Emas Naik Harga, Cek Disini Harga Emas Pergramnya

Data hingga Jumat (28/2/2020) pagi, menunjukkan, kasus virus corona secara global mencapai 83.265 dengan angka kematian mencapai 2.858 orang.

Tedros mencontohkan kasus virus corona yang terjadi di Italia.

Di Italia, sebanyak 17 orang meninggal dunia dan menjadikannya sebagai wabah terburuk di Eropa.

Merespons perkembangan corona di negaranya, Pemerintah Italia menyetok kebutuhan untuk medis, memerintahkan penutupan sekolah, dan membatalkan event-event besar, termasuk olahraga.

"Tidak ada negara yang boleh beranggapan tidak akan mendapatkan kasus virus corona, itu akan menjadi kesalahan fatal," kata Tedros, di Jenewa, Kamis (27/2/2020), seperti dikutip dari Reuters.

Tedros mengungkapkan, virus corona memiliki potensi menjadi pandemi.

Kondisi beberapa negara, seperti Iran, Italia, dan Korea Selatan disebut berada pada "titik yang menentukan".

Info Terbaru, Hari Ini Emas Naik Harga, Cek Disini Harga Emas Pergramnya

Tingkat kematian

Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS Anthony Fauci mengatakan, tingkat kematian akibat virus corona sekitar dua persen.

Sebagai perbandingan, influenza musiman memiliki tingkat fatalitas (kematian) kasus sekitar 0,1 persen.

"Jadi karena itu, kami memiliki potensi serius untuk kesakitan dan kematian," kata Fauci.

Ia mengungkapkan, ada kekhawatiran khusus atas suatu kasus di Jepang di mana seorang wanita dinyatakan positif terkena virus corona untuk kedua kalinya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved