Peduli Anak Kanker, Kabag Tata Usaha dan Wakil Rektor III IAIN Manado Berani
"Saya rasa terpanggil untuk berpartisipasi membantu anak-anak kanker," kata Nimros.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Nimros Bulotio Kepala bagian tata usaha Fakultas ekonomi dan bisnis Islam dan Musdalifah Dachrud selaku wakil rektor tiga Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, kedua perempuan rela botak untuk anak kanker, Jumat (28/2/2020).
Penggalangan dana yang dilaksanakan IAINMAX untuk membantu anak kanker berjalan dengan baik dilaksanakan di pelataran Foodcourt kampus IAIN Manado.
Kegiatan didukung oleh International Childhood Cancer Day (ICCD), Rudy Hadisuwarno, Kampus IAIN Manado dan maximum Explorer Nusantara.
Hasil penggalangan dana ini akan langsung diberikan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Manado yang dipimpin dr dr. Maylan Ruth Mamudi selaku ketua.
Acara ini diikutu oleh anak-anak dari YKAKI, para sponsor dan pimpinan kampus IAIN dihadiri oleh rektor IAIN Manado, Dr Delmus P Salim.
Nimros mengatakan, rela botak karena terpanggil untuk berpartisipasi.
"Saya rasa terpanggil untuk berpartisipasi membantu anak-anak kanker," kata Nimros.
Ia juga tegaskan demi anak-anak penderita kanker rela botak.
"Semoga menjadi berkah bagi anak-anak kanker yang membutuhkan," tutupnya.
Begitu juga Musdalifah mengatakan, mengapa sampai ingin melakukan gerakan ini bukti kepedulian.
"Kenapa sampai saya mencukur rambut, karena ini bukti kepedulian kampus dan ikut merasakan apa yang mereka rasakan sebagai penderita kanker," kata Musdalifah.
Hari ini merupakan hari spesial karena, diri sendiri sebagai pelaku sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak bangsa yang tidak seindah kehidupannya dengan anak lainnya.
Penggalangan dana ini untuk membantu kesembuhan dan kelangsungan hidup mereka.
Harapannya kegiatan seperti ini tetap akan berlanjut, dengan melihat langsung seperti apa dan bagaimana mereka dan penderitaan yang dirasakan.
Kepedulian dan rasa empati kita itu, tidak hanya bayangan saja tapi rindu melihat di dunia nyata mereka ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/nimros-kerudung-mermud-dan-musdalifah-kerudung-hitam.jpg)