Breaking News:

Berita Sulut

Hadiri Konferensi Pers di Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara, Begini Penjelasan Kapolda

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM, menghadiri kegiatan konferensi pers Penindakan Barang Kena Cukai Ilegal

Tribun Manado / Jufry Mantak
Kapolda Sulut Hadiri Konferensi Pers di Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM, menghadiri kegiatan konferensi pers Penindakan Barang Kena Cukai Ilegal Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) “Cap Tikus” dan hasil tembakau, yang dilaksanakan di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara), Rabu (26/02/2020).

Diketahui, di tahun 2019, Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) melakukan penindakan terhadap 3.168 liter MMEA “Cap Tikus” yang dikemas dalam 220 karton berisi 24 botol yang 600 ml dan 4.431.637 batang rokok yang tidak menggunakan pita cukai.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sulut mengatakan, pengaruh miras (minuman keras) ini di samping merusak kesehatan, juga dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, serta kehidupan sosial.

BREAKING NEWS: Danlantamal VIII Manado Dikabarkan Meninggal Dunia, Kapolda Turut Berbelasungkawa

"Tidak sedikit juga dapat berakibat pada suatu tindakan kejahatan, seperti perkelahian dan pembunuhan. Jadi memang minuman keras ini harus dibatasi, cara membatasinya adalah tentu semua melalui izin,” kata Kapolda.

Kapolda berkomitmen mendukung pihak Bea Cukai, dalam hal penindakan barang-barang ilegal.

“Pokoknya yang namanya ‘bagate-bagate’ ini tidak ada alasan bagi kepolisian, dan dengan Kejaksaan kita sudah kompak untuk menindak tegas, apalagi sampai mengganggu ketertiban masyarakat," tegas Kapolda.

Mendagri Lantik Elly Lasut, Olly: Salah Sendiri Jika Dia Tidak Melapor, Gila Aja Loe!

Tambah lagi miras mengganggu kesehatan, dan kita semua kompak untuk melakukan penertiban.

"Tetapi juga kita ingin meningkatkan pendapatan masyarakat, melalui penyaluran cap tikus-cap tikus sebagai bahan baku, pembuatan minuman keras yang berizin,” jelas Kapolda. (Juf)

Ini Pengakuan Tersangka Pembunuh Andrea Sepang, Tak Kenal Korban dan Sempat Kabur ke Jakarta

Penulis:
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved