Berita Sulut

Dua Bulan di 2020, Sudah Ada 61 Pasien DBD di RS Kandou, Dua Meninggal

Deman Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Utara selama tahun 2020 sudah memakan dua korban di Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang, Manado

Tribun Manado / Fistel Mukuan
dr Hanry Takasenseran Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Prof Kandou Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Deman Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Utara selama tahun 2020 sudah memakan dua korban di Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang, Manado.

Hal ini dikatakan dr Hanry Takasenseran Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Prof Kandou Manado ketika ditemui di ruangannya Rabu (26/2/2020).

Nyamuk adalah penyebab menularkan penyakit DBD.

Musim hujan di tahun 2020 memicu berkembang biaknya nyamuk DBD.

BREAKING NEWS: Danlantamal VIII Manado Dikabarkan Meninggal Dunia, Kapolda Turut Berbelasungkawa

Dokter Hanry mengatakan, selama 2020 sudah DBD sudah memakan dua korban dari 61 pasien DBD yang dirawat.

"Selama bulan Januari ada 38 pasien DBD yang dirawat, dan satu meninggal dunia lalu yang 37 sudah pulang semua," kata Hanry.

Lanjutnya, bulan Februari ada 23 pasien yang dirawat, dan satu meninggal.

Harga Tiket Persipura Mulai Rp 20 hingga Rp 200 Ribu

"Jumlah pasien DBD yang dirawat sampai hari ini tinggal enam pasien, yang 16 pasien sudah sembuh dan pulang," tambahnya.

Diketahui sebagian besar pasien DBD adalah anak-anak orangtua hanya beberapa.

Kedua pasien DBD yang meninggal ketika masuk RS sudah dalam kategori berat yang dibawa dari Minahasa Selatan dan bagian perkotaan.

Hanry juga katakan, pasien DBD yang ada di RS ini sudah dari kabupaten kota yang ada di Sulawesi Utara bukan hanya di Manado.(fis)

Ini Pengakuan Tersangka Pembunuh Andrea Sepang, Tak Kenal Korban dan Sempat Kabur ke Jakarta

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved