Penikaman Andrea Sepang di Kalasey
Curhat Ayah Andrea Sepang yang Tewas Ditikam Para Pemuda Misterius: Dia Janji Bangun Rumah Kami
Andrea Sepang akibat mengalami empat luka tikam di tubuhnya, yang dilakukan oleh sekelompok anak muda yang belum diketahui.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Olly Sepang, ayah Andrea Sepang yang tewas ditikam para pemuda misterius mencerikan sosok korban.
Diketahui, Andrea Sepang meninggal dunia pada Minggu (23/02/2020) setelah ditikam sejumlah pemuda.
Penikaman terjadi di ruas jalan Desa Kalasey Dua,Kecamatan Mandolang, tepatnya di jalan raya di depan kantor Balai Pembibitan Tanaman Pangan (BPTP), Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 03.00 Wita.
Andrea Sepang akibat mengalami empat luka tikam di tubuhnya, yang dilakukan oleh sekelompok anak muda yang belum diketahui.
Andrea Sepang sempat dirawat selamah tiga hari di Rumah Sakit.
Olly Sepang mengatakan, bahwa dia dengan almarhum Andrea Sepang sangat dekat.
"Dia anak yang dengar-dengaran, sebelum dia pergi ke acara perkawinan, dia sempat berbincang dengan saya di rumah, saat itu ibunya sedang pulang kampung di Tombatu, Mitra," ujarnya.
Pembicaraan ayah dan anak itu mengenai pembangunan rumah mereka.
"Waktu itu, saya berkata kepada anak saya Andrea, bahwa akan rencana membangun rumah kami, dan dia mengatakan iya, buat aja rumah kita," ucap Olly.
Setelah berbincang, lanjutnya, Andrea pamit pergi ke acara perkawinan dengan teman-temannya.
"Jumat subuh, sekitar pukul 04.00 Wita, handphone saya berbunyi, dan salah lihat kontak Andrea yang memanggil, saat diangkat, bukan Andrea yang bicara," jelasnya.
Tambahnya, yang menelepon itu, ternyata teman dari Andrea, dan mengatakan kepadanya agar pergi ke rumah sakit, karena Andrea sedang dirawat di rumah sakit.
"Waktu itu, saya langsung telepon istri saya, dan mengatakan bahwa Andrea ditikam dan sekarang di rumah sakit," katanya.
Katanya, Jenazah Andrea, akan dimakamkan Senin (24/2/2020) siang, di Desa Kalasey.
Tangisan Ibu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/andrea-sepang-saat-hidup-d334.jpg)