Berita Bitung
Cegah Penyelundupan Miras Cap Tikus, PT Pelni Bakal Lakukan Ini
kami terus dan tetap awasi, agar penyelundupan miras cap tikus (CT) ke wilayah Papua dan sekitarnya bisa kami cegat dan amankan
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah kapal Pelni kerap dijadikan sarana pengiriman minuman keras (miras) tradisional Cap Tikus, dari pelabuhan penumpang Samudera Bitung ke sejumlah daerah di wilayah Timur Indonesia.
Untuk itulah pihak PT Pelni Cabang Bitung akan terus meningkatkan dan perketat pemeriksaan maupun perketat penjagaan di dermaga Pelabuhan Bitung.
"Ke depan kami terus dan tetap awasi, agar penyelundupan miras cap tikus (CT) ke wilayah Papua dan sekitarnya bisa kami cegat dan amankan," tutur Ending Wahyudin GM PT Pelni Cabang Bitung kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (21/2/2020).
• Polair Polres Minsel Tanam 1.000 Pohon Mangrove
Hal ini disampaikan Ending usai menghadiri press release, pemusnahan miras periode tahun 2019 di Lantamal VIII Manado.
Pihaknya akan melibatkan dan bekerja sama dengan unsur aparat terkait, seperti angkatan laut, marinir, kodim, polres dan Polsek di Bitung.
Karena dampak dan pengaruh penyelundupan miras CT jika dikomsumsi akan merusak moral maupun mental masyarakat, di tanah Papua dan sekitarnya.
• Syarat Dukungan Calon Perseorangan di Boltim, Kandidat Harus Kumpulkan 5.352 KTP-el
"Bahkan bisa mengarah ke tindak kriminal, bisa terjadi konflik perang antar suku akibat konsumsi cap tikus. Kami harap mereka para oknum yang hanya mencari keuntungan tapi tidak pikirkan dampak yang akan dialami agar segera sadar dan bertobat," pintanya.
Lantamal VIII Manado melakukan pemusnahan sejumlah miras yang diamankan saat hendak diselundupkan melalui kapal Pelni.
Dalam rilis disebut sepanjang 2019 lewat operasi bersama 2ndFQR (2nd fleet quick response) lantamal VIII Manado dengan unsur maritim di Sulut berhasil mengamankan, ada 2,8 ton miras cap tikus, 6 liter miras jenis carlo rossi dan 3,9 liter minuman jenis Zabana.
• Bolmong Tetap Pertahankan BPJS Kesehatan, Kendati APBD Membengkak
Ditaksir nilainya sekitar Rp 800 juta, semua barang bukti itu diamankan dari pelabuhan Manado dan Bitung.
Dikemas dalam jeriken dan botol air mineral sedang, miras tersebut bakal di kirim ke Papua, Ternate dan Talaud menggunakan kapal Pelni KM Sinabung, KM Karya Indah dan KM Barcelona II.
Ditempat terpisah Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo, tak akan membiarkan peredaraan miras tradisional jenis cap tikus di dermaga pelabuhan penumpang Samudera Bitung.
"Kami akan razia gabungan," kata Kapolres singkat. (crz)
• Awal Maret, IKA PMII Bolsel Bakal Gelar Kegiatan Gerakan Bersedekah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pemusnahan-miras-jenis-cap-tikus.jpg)