Berita Bolmong

Bolmong Tetap Pertahankan BPJS Kesehatan, Kendati APBD Membengkak

Kenaikan iuran BPJS kesehatan membuat sejumlah daerah di Sulut menarik diri dari pembiayaan BPJS Kesehatan

Bolmong Tetap Pertahankan BPJS Kesehatan, Kendati APBD Membengkak
Tribun manado / Siti Nurjanah
Kartu BPJS Kesehatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kenaikan iuran BPJS kesehatan membuat sejumlah daerah di Sulut menarik diri dari pembiayaan BPJS. Mitra sudah menyatakan menarik diri. Kota Manado dikabarkan menyusul.

Namun Bolmong tak ikut-ikutan. Meski risikonya pembebanan APBD.

Anggaran untuk BPJS kesehatan dalam APBD 2020 membengkak menjadi Rp 2.520.000.000.

Tahun lalu, anggaran APBD untuk BPJS Kesehatan di plot Rp 1.380.000.000.

Pilgub Sulut Tanpa Calon Perseorangan, Pengamat Sebut Figur Sudah Ciut Duluan

Kepala Badan Keuangan (BKD) Bolmong Rio Lombone melalui Kabid Perbendaharaan Wawan Gaib mengakui BPJS membebani APBD, karena Pemkab tidak mengurangi kuota peserta Jamkesda.

"Tetap kita tanggung 5.000 peserta Jamkesda. Iurannya naik. Jadi otomatis berpengaruh di APBD," katanya.

Sebut dia, Pemkab menanggung BPJS untuk kelas 3. Iuran untuk kelas 3 naik, dari 23 ribu jadi 42 ribu, jadi ada selisih 19 ribu," katanya.

Ingat Ayahnya, Noah Menangis dan Mendadak Masuk Kamar, BCL Langsung Peluk dan Menenangkan

Ia membeber, Pemkab patuh pada instruksi pemerintah pusat.

Dia mengklaim meningkatnya alokasi dana untuk membiayai BPJS kesehatan tidak berdampak pada pos anggaran lain.

"Kami sudah antisipasi sebelumnya, kan sudah ada sosialisasi, jadi sebelum ketuk anggaran sudah kami buat hitungannya," kata dia.

Sekda Bolmong Tahlis Gallang beberapa waktu lalu mengatakan siap menyesuaikan diri dengan aturan pemerintah pusat soal BPJS. (Art)

Amerika Cabut Indonesia dan China Daftar Negara Berkembang, Ternyata Ini Niat Jahatnya

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved