Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Menlu Akui 3 WNI Terjangkit Corona: Korban Meninggal 1.873 Jiwa

Tiga dari 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai kru kapal pesiar Diamond Princess positif terjangkit novel coronavirus.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
(Behrouz MEHRI/AFP)
Dua bus tiba di sebelah kapal pesiar Diamond Princess, dengan orang-orang dikarantina di dalam kapal karena kekhawatiran akan coronavirus baru, di Daikaku Pier Cruise Terminal di pelabuhan Yokohama Jepang pada 16 Februari 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA — Tiga dari 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai kru kapal pesiar Diamond Princess positif terjangkit novel coronavirus (COVID-19). Terdapat 446 orang di kapal yang sedang di karantina di perairan Yokohama, Jepang itu positif terjangkit virus Corona. Kapal dikarantina di Jepang sejak 5 Februari.

"Komunikasi dengan duta besar Jepang, maka diperoleh informasi bahwa tiga dari 78 kru warga negara Indonesia, dinyatakan confirm (terinfeksi Covid-19)," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Selasa (18/2).

Juventus Dapat Pesaing di Liga Italia Musim Ini, Del Piero Lega Sebut Bakal Menarik

Menlu Retno menolak menyebutkan data rincian WNI tersebut. "Alasan etika, saya tidak bisa mengungkap identitas dari ketiga WNI tersebut," ujar Menlu.
Dengan demikian, kini 4 orang WNI tertular virus Corona yang mulai terjadi di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, China, Desember, silam.

Sebelumnya, awal Februari, Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan kasus vuris Corona ke-21 di Singapura, yaitu WNI berusia 44 tahun yang bekerja sebagai pekerja migran.
WNI tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke RRT namun merupakan pekerja rumah tangga dari warga negara Singapura yang sebelumnya positif virus Corona. WNI yang dilaporkan positif tengah ditangani Tim Medis Singapore General Hospital, sejak 3 Februari.

Menlu Retno Marsudi lebih jauh menjelaskan dua WNI yang terjangkit COVID-19 sudah dibawa ke rumah sakit di Kota Chiba, Jepang. Sementara satu WNI sedang menjalani proses untuk menuju ke RS yang belum diketahui Menlu.

"Tim KBRI mungkin saat ini sudah berada di Chiba. Pagi tadi mereka sedang menuju ke Chiba untuk memastikan bahwa WNI kita mendapatkan penanganan yg baik dari otoritas di Jepang," ujar Menlu Retno.

Komunikasi antara Kemenlu dengan para kru yang masih ada di dalam kapal pesiar Diamond serta komunikasi pemerintah dengan otoritas Jepang terus dilakukan untuk pemantaian tiga WNI yang positif terjangkit virus corona tersebut.

"Kemarin saya berkomunikasi dengan WNI kita yang jadi kru di kapal tersebut, kita sampaikan mengenai perhatian yg besar pemerintah. Termasuk pembicaraan yang terus kita lakukan dengan otoritas Jepang," ujar Menlu.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto menyebutkan untuk perawatan tiga WNI diserahkan kepada otoritas kesehatan Jepang.

Cindy Wurangian Jadi Calon Wakil Wali Kota Maurits?

“Respons tidak dilakukan oleh Kemenkes, semua dalam otoritas kesehatan Jepang,” tutur Yuri kepada Tribunnews.com. Kementerian Kesehatan Republik percaya otoritas kesehatan Jepang akan melakukan prosedur perawatan tiga WNI tersebut dengan baik. “Kami percaya mereka akan menjalankan protokol perawatan dengan baik,” ungkap Yuri.

Pemerintah terus memberikan perhatian yang besar terhadap kondisi warga negara Indonesia (WNI), termasuk yang berada di kapal Diamond Princess, Yokohama, Jepang. Apalagi setelah diketahui tiga WNI di kapal pesiar tersebut dikonfirmasi terjangkit virus corona atau Covid-19.

Retno Marsudi mengatakan dirinya belum lama berkomunikasi dengan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia. Ia meminta perhatian pada otoritas Jepang terhadap kondisi kesehatan para kru kapal pesiar Diamond Princess.

"Dalam pertemuan saya dengan duta besar Jepang di Jakarta, inti pembicaraan antara lain meminta perhatian terhadap kondisi kesehatan para kru kapal termasuk kru WNI yang jumlahnya 78 orang," ujar Menlu.

Retno Marsudi menyatakan tiga warga negara Indonesia yang ada di kapal pesiar Diamond Princess merupakan 3 dari 78 kru yang ada di Kapal Pesiar Diamond Princess. "WNI kita yang 78 adalah kru, tidak ada yang jadi penumpang," ujar Menlu.

Berdasarkan komunikasi yang dilakukan Menlu dengan otoritas Jepang diperoleh informasi bahwa tiga WNI terkonfirmasi terjangkit virus corona merupakan kasus ke 446 di kapal pesiar tersebut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved