Pasar Ekstrem Tomohon Sepi: Pedagang Paniki Klaim Tak Terterpanguh Corona

Harga daging ekstrem di Pasar Beriman Kota Tomohon turun usai perayaan Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 2020.

Pasar Ekstrem Tomohon Sepi: Pedagang Paniki Klaim Tak Terterpanguh Corona
TRIBUN MANADO/WARSTEF ABISADA
Turis asing kagum dengan keunikan Tomohon seperti di pasar tradisional terlihat pedagang jual bahan kuliner 'ekstrem' kelelawar atau disebut paniki. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga daging ekstrem di Pasar Beriman Kota Tomohon turun usai perayaan Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 2020. Seperti daging paniki (kelelawar). Biasanya dijual di kisaran Rp 60 ribu per kilogram (kg), kini tinggal Rp 40 ribu per kg atau turun Rp 20 ribu (33,3 persen).

Dinkes Sulut: Balita Cina Negatif Corona, Ini Up Date Korban

Roy Nangka, penjual daging mengaku, harga paniki menurun. "Penurunan harga sering terjadi ketika memasuk setiap awal tahun. Virus Corona (2019Cov) tidak mempengaruhi para pembeli untuk mengkonsumsi (paniki)," ujar warga Kelurahan Kinilow, Kota Tomohon ini, Senin (10/2/2020).

Lapak yang menjual daging tikus di Pasar Tomohon.
Lapak yang menjual daging tikus di Pasar Tomohon. (TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI)

Perlu diketahui, peneliti menduga virus Corona di pasar ekstrem Wuhan, Cina berasal dari hewan jenis kelelawar. Roy menjamin, kualitas daging paniki di Pasar Tomohon sangat baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Joaquin Phoenix Aktor Terbaik Oscar 2020

Harga daging babi juga mengalami penurunan. Fenomena ini diduga dampak berkurangnya jumlah konsumsi masyarakat, sedangkan banyak pasokan daging setiap awal tahun.

Berdasarkan pantauan tribunmanado.co.id, Senin kemarin, di lokasi penjualan daging ekstrem tidak seramai saat hari raya. Lexy Palit, pedagang daging babi mengatakan, harga daging babi sekarang mengalami penurunan.

Warga Norwegia, Alf Jacob Nilsen (64), pernah mengunjungi pasar Tomohon tersebut.
Warga Norwegia, Alf Jacob Nilsen (64), pernah mengunjungi pasar Tomohon tersebut. (Tangkap layar foto Alf Jacob Nilsen)

"Hal ini disebabkan banyaknya stok babi yang masuk, sehingga membuat harga daging babi pun menurun. Untuk saat ini, harga daging Rp 50 ribu per kg sementara harga pada bulan lalu berkisar Rp 60 ribu per kg," ucap warga Kelurahan Kamasi, Tomohon ini.

CARA BIKIN Tulisan Unik di WhatsApp, dari Tebal, Miring, hingga Berwarna-warni, Yuk Dicoba!

Ia menceritakan, berdasarkan pengalaman 9 tahun berjualan di Pasar Beriman, setiap awal tahun, harga daging biasanya turun. "Kenaikan harga daging biasanya akan terjadi ketika memasuki hari raya Paskah sehingga membuat tingkat kebutuhan warga sangat tinggi," ujarnya. "Meskipun ada penurunan harga, sudah menjadi hal yang biasa bagi kami para pedagang. Terpenting ada pembeli," kata Lexy. (ian)

Daging Kelelawar di Pasar Tomohon
Daging Kelelawar di Pasar Tomohon (TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS)
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved