Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan Antonius Rambi

BREAKING NEWS! Warga Pineleng Dua Tewas Ditikam, Ini Identitasnya

Warga Desa Pineleng Dua, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara itu, tewas dengan satu luka tikaman.

Tayang:
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Aldi Ponge
Tribun Manado/Jufry Mantak
Warga Desa Pineleng Dua Tewas Ditikam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Antonius Rambi (47) Warga Desa Pineleng Dua, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara itu, tewas dengan satu luka tikaman di pinggul kiri belakang.    

Peristiwanya terjadi di ruas jalan Desa Pineleng Dua, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, tepatnya kurang lebih 100 meter dari rumah korban, Senin (10/2/2020) subuh, sekitar pukul 05.30 Wita.  

Warga Desa Pineleng Dua Tewas Ditikam.
Warga Desa Pineleng Dua Tewas Ditikam. (Tribun Manado/Jufry Mantak)

Hingga pukul 11.12 Wita, pihak kepolisian belum menemukan siapa tersangka yang menikam korban.

Tersangka Masih Mr-X

Pihak Polsek Pineleng, mendalami kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Pineleng Dua, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulut, Senin (10/2/2020) pagi, sekitar pukul 05.30 Wita.  

Kapolsek Pineleng Iptu Shirley B D Mangelep SH MH, mengatakan, bahwa pihaknya sudah mendatangi TKP dan mengumpulkan saksi-saksi.

"Sampai saat ini, pihak kami masih mendalami kasus ini, anggota masih di lapangan melakukan pengembangan," jelasnya.

Diautopsi di RS Bhayangkara

Jenazah lelaki Antonius Rambi (47) warga Desa Pineleng Dua, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, diautopsi di rumah sakit Bhayangkara. 

Hal itu dibenarkan Kapolsek Pineleng Iptu Shirley B D Mangelep SH MH, melalui Kanit Reskrim Polsek Pineleng Ipda Asmawi, kepada tribunmanado.co.id, Senin (10/2/2020) tadi.

"Iya, jenazah korban akan dilakukan autopsi," singkat Asmawi.

Diketahui, korban mengalami satu luka tikaman di pinggul belakang sebelah kiri.

Kapolsek Pineleng mengatakan, bahwa peristiwa itu terjadi di dekat rumah korban, Senin (10/2/2020) subuh, sekitar pukul 05.30 Wita.

"Hal itu diketahui, karena ada darah korban yang tercurah di jalan, sehingga awal lokasi kejadian diketahui," katanya.

Lanjutnya, diduga peristiwa itu terjadi, saat korban sedang jalan sehat di dekat rumahnya.

"Hingga saat ini, anggota lapangan, sedang melakukan pengembangan kasus tersebut," ujarnya.

Carmelita Rambing Harap Polisi Temukan Tersangka Pembunuh Ayahnya

Tangisan pun terdengar di depan ruangan jenazah RS Bhayangkara, Karombasan, Kota Manado, Sulut, Senin (10/2/2020) tadi.  

Suara tangisan itu, keluar dari Carmelita Rambing (21), anak dari lelaki Antonius Rambing (47) warga Desa Pineleng Dua, Jaga IV, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Diketahui, lelaki Antonius meninggal akibat luka tikaman di pinggul kiri belakang.

Hingga saat ini, tersangka penikaman terhadap lelaki Antonius masih misterius.

Carmelita, mengaku bahwa saat kejadian, dirinya berada di kosan yang terletak di Kelurahan Teling, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut.

"Sekitar pukul 07.30 Wita, saya mendapat kabar, bahwa ayah saya sudah meninggal di RS Bhayangkara," ujarnya.

Lanjutnya, saat mendapat kabar tersebut, dirinya langsung mendatangi ruang jenazah RS Bhayangkara.

"Saya melihat ayah saya sudah meninggal dengan mengalami luka tikam," ucapnya.

Dia berharap, Polisi bisa menemukan tersangka yang membunuh ayahnya.

"Memang tidak ada yang melihat siapa yang menikam ayah saya, tapi saya berharap, Polisi bisa menemukan tersangkanya, dan menghukum sesuai undang-undang yang berlaku," harapnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved