Berita Minahasa

Terus Selidiki Kasus Tarkam di Langowan Timur, Polres Minahasa Amankan Dua Tersangka

Satreskrim Polres Minahasa terus melakukan pengembangan terkait kasus pertikaian antar kampung (tarkam), antara Desa Sumarayar dan Desa Karondoran

Terus Selidiki Kasus Tarkam di Langowan Timur, Polres Minahasa Amankan Dua Tersangka
Istimewa
Polisi Terus Selidiki Kasus Tarkam di Langowan Timur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Satreskrim Polres Minahasa terus melakukan pengembangan terkait kasus pertikaian antar kampung (tarkam), antara Desa Sumarayar dan Desa Karondoran Kecamatan Langowan Timur, yang terjadi pada Minggu (02/02) 2020 Lalu, hingga menewaskan lelaki YL (17) warga Desa Karondoran.

Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng Wahyudi menyampaikan, dari perkembangan kasus tersebut, Kepolisian Resort (Polres) Minahasa telah menetapkan dan mengamankan lelaki AM (24) dan AL (20) sebagai tersangka.

”Sementara ini juga kami tengah memburu satu tersangka yang sudah kami kantongi identitasnya, dan untuk perkembangan motif terjadinya kasus ini, kami masih lakukan penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK saat dikonfirmasi, Minggu (9/2/2020).

Bupati ROR Kunjungi Rumah Duka Korban Tarkam di Langowan

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini pihaknya sudah memeriksa 6 saksi, dimana saksi-saksi itu yang mengetahui dan melihat kejadian dari kedua belah pihak yang bertikai.

”Saat ini kita juga sedang memeriksa hukum tua dan beberapa saksi yang terkait dengan kejadian tersebut, dan setelah pemeriksaan saksi-saksi ini kami akan menggelar perkara kembali,” terangnya.

Disampaikannya, atas Nama Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, menghimbau agar masyarakat jangan mudah mempercayai berita-berita di sosial media, atau kabar burung lainya yang bisa memperkeruh suasana, dan jangan mudah terpancing oleh informasi yang tidak benar yang beredar beberapa waktu lalu di tempat kejadian perkara (TKP).

Prosesi Goan Siao Klenteng Seng Bo Kiong, Atraksi Tangsin Membuat Warga Terkesima

”Percayakan kepada Polres Minahasa untuk penanganan kasus ini, dan mari bersama menciptakan dan menjaga agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.

Dia menambahkan, agar kita semua dapat mengambil hikmah dari kejadian ini dan berharap kejadian ini merupakan yang terakhir kali terjadi di Minahasa.

Seperti Ini Cap Go Meh di Klenteng Seng Bo Kiong, Ada Perpaduan Adat dan Budaya Minahasa

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved