Cap Go Meh di Manado

Kala Tonaas dan Macan Berperang Melawan Iblis

Tonaas menusuk dengan pedang dan tombak, sedang macan menendang dengan kedua kakinya.

Kala Tonaas dan Macan Berperang Melawan Iblis
arthur rompis/tribun manado
Kala Tonaas dan Macan Berperang Melawan Iblis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cap Go Meh Manado, Sabtu, di kawasan pecinan menampilkan perpaduan budaya yang harmonis.

Di pembuka acara, Kabasaran melakukan kolaborasi dengan Barongsai.

Dalam skema adegan, seakan akan macan dan tonaas sedang bersama sama melawan iblis.

Tari Kabasaran kolaborasi dengan Barongsai dalam Cap Go Meh di Manado, Sabtu (08/02/2020).
Tari Kabasaran kolaborasi dengan Barongsai dalam Cap Go Meh di Manado, Sabtu (08/02/2020). (fernando lumowa/tribun manado)

Tonaas menusuk dengan pedang dan tombak, sedang macan menendang dengan kedua kakinya.

Salah satu tujuan dari keluarnya para Tangsin adalah untuk membasmi iblis sembari membawa kedamaian di muka bumi.

Aplaus panjang mengiringi penampilan unik tersebut.

Wali kota Manado Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastian bertepuk tangan dengan meriah.

Budaya Minahasa yang juga ditampilkan adalah musik bambu.

Alunan lagu yang dimainkan menghidupkan suasana.

Tampil pula Masamper yang merupakan adat Nusa Utara dan Usapa yakni tarian perang dari Bantik.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved