Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ditanya Darimana Sumber Ilmunya, Ningsih Tinapi Terkejut, Diapun Ungkap Pekerjaan Awalnya

Beberapa waktu lalu, tempat praktek pengobatan alternatif Ningsih Tinampi di kunjungi Pemprov dan Dinas Kesehatan Jawa timur

Tayang:
Editor:
Youtube channel Ningsih Tinampi
Ningsih Tinampi cerita apa pekerjaan awalnya sebelum jadi praktisi pengobatan alternatif 

Sebab biasanya, seseorang yang mempunyai ilmu gaib itu berasal dari keturunan atau belajar.

"Karena saya di pendidikan, biasanya ini termasuk misalnya dari neneknya, atau omnya, dari turun temurun. Nah ibu ini dari siapa (ilmunya) ?" tanya staf wanita itu lagi.

Usai berpikir beberapa detik, Ningsih Tinampi pun akhirnya mengurai jawaban.

Diakui Ningsih Tinampi, ia bingung jika ditanya soal sumber ilmunya.

Karena diakui Ningsih Tinampi, ia tidak pernah belajar ilmu pengobatan alterntif.

"Kalau saya sendiri bingung ya jawabnya. Karena saya juga tidak belajar, saya tidak minta. Wong saya pekerjaannya dulu juga bukan mengobati," kata Ningsih Tinampi.

Lebih lanjut, Ningsih Tinampi juga mengaku bahwa ilmu yang ia punya berasal dari ujian yang ia terima sejak kecil.

Sejak dulu, Ningsih Tinampi memang sering mendapat mimpi dan insting untuk membantu orang lain.

"Berdasarkan ujian yang saya terima. Ujian berat yang saya terima, mulai kecil sampai tua. Wallahualam. Akhirnya saya seringkali, bukan mimpi saja, itu memang selalu, harus saya jalankan, membantu orang," imbuh Ningsih Tinampi.

Perihal keturunan, Ningsih Tinampi mengaku tidak ada keluarganya yang bisa mengobati orang lain seperti dirinya.

"Saya enggak belajar, soal keturunan saya tidak tahu. (keluarga) tidak ada sama sekali (yang bisa mengobati)," ucapnya.

Dalam penjelasannya itu, Ningsih Tinampi pun mengungkap apa pekerjaan awalnya.

Yakni sebelum ia menjadi praktisi pengobatan alternatif.

Diakui Ningsih Tinampi, ia dulu pernah jadi pegawai di sebuah perusahaan.

Tak hanya itu, Ningsih Tinampi juga pernah menjalani usaha katering.

"Saya pegawai perusahaan bagian listrik di Sampoerna. Saya juga katering. Saya masuk koperasi demi koperasi. Saya tidak punya niat untuk mengobati sama sekali," ujar Ningsih Tinampi.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved