Pembunuhan Steven Indy
Polisi Kesulitan Mengejar Pelaku Pembunuhan, Ternyata Ini Alasannya
"Kami kesulitan karena hp mereka sudah non aktif dan mereka ada di Palu," kata AKBP Grace, Jumat (7/2/2020).
Penulis: | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak kepolisian Minut saat ini sulit mengungkap kedua pelaku pembunuhan Steven Indy (30-an) warga Kelurahan Rap-rap, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara (Minut).
Kepada Tribun Manado Jumat (7/2/2020), Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau mengatakan, pihaknya kesulitan mengungkap pelaku yang saat ini sudah mematikan handphone mereka.
Dikatakan Kapolres, kedua pelaku, sesuai pelacakan tim siber saat ini berada di Palu.
"Kami kesulitan karena hp mereka sudah non aktif dan mereka ada di Palu," kata AKBP Grace, Jumat (7/2/2020).
Grace menginstruksikan kepada anggotanya untuk mengejar para pelaku dan bekerja sama dengan kepolisian Palu. (fer)
• Pelaku Pembunuhan Diminta Segera Menyerahkan Diri, Kapolres Minut: Polisi Pasti Menemukan Kalian
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:
Berita Terkait
Polres Minahasa Utara terus melakukan pengembangkan beberapa pelaku tewasnya Steven Indy (30-an) warga Kelurahan Rap-rap Kecamatan Airmadidi, Minut yang diduga akibat dibunuh pada beberapa waktu lalu.
Bahkan kejadian tersebut adi trending topik di masyarakat bahkan di sosmed.
Korban tewas mengenaskan, (3/2/2020) lalu dan korban sudah dimakamkam, sejak (5/2/2020).
Pasalnya, selain berasal dari keluarga besar Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Minut dan Almarhum Steven merupakan sosok pria yang supel sehingga banyak teman.
Sangat disayangkan nasib Steven kurang beruntung karena lelaki berparas ganteng ini ditemukan dalam keadaan tewas mengenaskan karena ada beberapa luka ditubuhnya yang diduga kuat, akibat benda tajam.
Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau ketika dikonfirmasi mengaku beberapa saat setelah kejadian, ia langsung menurunkan aparat melakukan pengembangan.
"Terduga otak pelakunya sudah menyerahkan diri keesokan harinya. Oleh Penyidik, dia sudah di BAP sejak (Rabu 05/02/2020). Sementara kami menduga pelaku ada 3 orang," ujar Kapolres Minut. Jumat (7/2/2020).
Dikatakan Kapolres, mengingat kasus ini cukup runyam, maka pihaknya belum menetapkan status untuk si terduga otak pelaku sebagai apa.