News

27 Siswa Disiksa Oknum Guru Gara-gara Tak Hafal Bahasa Inggris, Orang Tua: Pukul Saja Kami

Sejumlah 27 siswa SMPK di Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT diduga disiksa oleh oknum guru.

27 Siswa Disiksa Oknum Guru Gara-gara Tak Hafal Bahasa Inggris, Orang Tua: Pukul Saja Kami
Kolase Tribun Manado/Tribunnews.com
27 Siswa Disiksa Oknum Guru Gara-gara Tak Hafal Bahasa Inggris 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang guru melakukan penyiksaan terhadap puluhan siswanya.

Dugaan penyiksaan yang kini menjadi perbincangan ini bermula dari cerita salah satu sekolah itu.

Sejumlah 27 siswa SMPK di Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT diduga disiksa oleh oknum guru.

Cerita tersebut terdengar sampai ke telinga orang tua siswa berinisial I.

61 Orang Penumpang Kapal Pesiar Jepang Diamond Princess Positif Terinfeksi Corona

Orangtua I, yang berinisial M lantas melaporkan kejadian tidak menyenangkan tersebut ke pihak Yayasan dan Komite Sekolah.

Tak hanya itu saja, M juga melaporkan dugaan siksaan kepada 27 siswa SMPK kepada Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan (KPAPD) Desa Leuwayan.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan Desa Leuwayan, Demeteri Perada Kia Beni buka suara.

Demeteri tak tinggal diam, mendengar laporan tersebut ia lantas mengadukan tindakan tidak terpuji itu ke Polsek Omesuri, Minggu (2/2/2020) lalu.

Dikutip dari Kompas.com, Demeteri menuturkan pihak Polsek Omesuri mengirim dua anggotanya untuk turun ke lokasi kejadian.

"Sayangnya, saat pihak KPAPD dan utusan Anggota Polsek tiba di sekolah tersebut, kepala sekolah dan oknum guru yang diduga sebagai pelaku tidak kooperatif," tutur Demeteri.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved