News

Risma Tersinggung Disebut 'Kodok', Mantan Jubir Gus Dur: Presiden ke-4 Pernah Disebut 'Genderuwo'

Adhie kemudian membandingkan pemikiran Risma itu dengan bercandaan di keluarga Gus Dur.

Risma Tersinggung Disebut 'Kodok', Mantan Jubir Gus Dur: Presiden ke-4 Pernah Disebut 'Genderuwo'
TRIBUN/DANY PERMANA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkunjung ke Redaksi Tribun Network di Palmerah, Jakarta, Kamis (21/11/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Juru Bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yakni Adhie Massardi angkat bicara soal penghinaan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Pasalnya, Tri Rismaharini tersinggung dihina 'kodok' oleh Zikria Dzatil.

Adhie pun menceritakan, Gus Dur juga secara tidak langsung pernah disebut 'genderuwo' oleh putri bungsunya, Inayah Wulandari Wahid.

Dilansir Tribunnews.com, hal itu diungkapkan Adhie dalam APA KABAR INDONESIA MALAM yang diunggah di YouTube Talk Show tvOne, Rabu (5/2/2020).

Adhie mengaku sempat membaca berita di media massa, rasa kesal Risma terhadap hinaan kodok lantaran menganggap hinaan itu secara tak langsung juga tentu saja ditujukan pada orangtuanya.

Menurut Adhie, tindakan Risma itu kurang pas sebagai pejabat publik yang semestinya tidak melibatkan keluarga dalam kasus kasus seperti ini.

"(Risma) menyatakan bahwa dia tersinggung karena dibilang kodok. Bukan hanya beliau sendiri yang tersinggung, tapi beliau juga membayangkan kalau dia kodok ya bapaknya tentu juga kodok," ujar Adhie.

Adhie Massardi, Ketua Perkumpulan Swing Voters Indonesia.
Adhie Massardi, Ketua Perkumpulan Swing Voters Indonesia. (tribunnews)

"Nah ini kan berarti sebagai pejabat publik beliau sudah melibatkan keluarga. Berarti kalau dia dihina, keluarganya juga dihina," kata Adhie.

Adhie kemudian membandingkan pemikiran Risma itu dengan bercandaan di keluarga Gus Dur.

Melihat penampilan Inayah yang kerap dianggap nyeleneh, sang ibu, Sinta Nuriyah menyebut putrinya itu seperti genderuwo.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved