Kisah Para Tangsin, Harus 'Berjodoh' Dengan Dewa, Berperilaku Baik, Puasa Hingga Mengurung Diri
Seperti memotong badan, mengiris lidah dengan pedang hingga menusuk pipi dengan benda tajam tanpa terluka sama sekali.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
"Bukan hanya penganut Tridharma saja tapi seluruh umat manusia," kata dia.
Ia membeber, ada dua cara menjadi Tangsin. Pertama lewat cara alami.
Cara kedua adalah dengan dipilih.
Dikatakannya, orang tersebut dipilih ceng it setelah melihat kesehariannya yang berlalu baik. "Nah, bisa atau tidak orang ini nanti dewa yang memutuskan lewat poa pwe, jika disetujui maka ceng it akan membimbingnya," kata dia.
Sebut dia, orang terpilih tersebut akan menjalani puasa selama 49 hari serta dikurung. Hal tersebut agar dewa benar menyatu dengan badannya.
“Dia harus rajin sembahyang serta membaca kitab suci," ujar dia.
Albert Manua dari Klenteng Hok Tek Ceng Sin menyatakan, banyak yang ingin jadi tangsin tapi menyerah di tengah jalan.
"Saat berada dalam meditasi pada proses jadi tangsin, tiba - tiba muncul harimau dan lari terbirit birit, padahal itu cara dari Dewa untuk membersihkan tubuh dari berbagai hawa nafsu," kata dia. (art)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tangsin111-cap-go-meh_20170212_001142.jpg)