Terorisme

Pemulangan FTF Tuai Dilema, Mahfud MD: Ada Mudaratnya

Rencana pemulangan teroris lintas batas menuai dilema bagi pemerintah. Mahfud MD mengatakan rencana pemulangan ada mudharatnya.

Pemulangan FTF Tuai Dilema, Mahfud MD: Ada Mudaratnya
KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYA
Menko Polhukam Mahfud MD di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (04/01/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan pemulangan foreign terrorist fighter (FTF) atau teroris lintas batas berpotensi sebabkan kerugian bagi negara.

Saat ini pemerintah masih menganalisis dampak yang bisa diakibatkan dari rencana pemulangan tersebut.

"Kita membentuk tim yang dipimpin oleh Pak Suhardi Alius (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) untuk menentukan apakah itu bisa dipulangkan atau tidak," ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

"Bisanya sih bisa, pilihannya dipulangkan atau tidak karena ada mudaratnya (kerugiannya) juga," kata Mahfud MD.

Kerugian yang dimaksud berkaitan dengan sejumlah hal yang harus dilakukan pemerintah kepada para terduga teroris lintas batas itu.

Misalnya, pelaksanaan deradikalisasi dan pengembalian mereka terjun kembali ke masyarakat.

Jika tidak direncanakan secara matang, menurut Mahfud akan menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"Kalau dipulangkan itu nanti bagaimana deradikalisasinya dan kemudian penerjunannya ke tengah masyarakat ketika merasa secara psikologis terisolasi oleh sikap-sikap masyarakat nanti kan bisa jadi masalah baru kan. Sehingga semuanya masih dianalisis," ucap Mahfud MD.

Selain itu, pemerintah juga menganalisis dasar hukum terhadap proses pemulangan ini.

"Mau dipulangkan ini dasar hukumnya, kalau tidak dipulangkan ini dasar hukumnya. Kita bicara aturan hukumlah, ini negara hukum, kita tunggu dulu," kata Mahfud MD.

Halaman
123
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved