Viral Media Sosial
Viral Wapres Maruf Amin Disoraki Saat Lewat di Stasiun Kereta Api, PT KAI Beri Penjelasan
Pasalnya, peninjauan Ma'ruf dinilai justru memperlambat datangnya kereta rel listrik sampai ke Stasiun Tanah Abang, Jakarta.
"Tapi kenapa masih terpilih ? Maka cuma ada dua kemungkinan. Apa pemilih kita betul-betul sudah dungu. Atau pemilihannya curang ? Nah saya percaya publik kita cerdas. Dan yang curang adalah pelaksanaan pemilu," ungkap Rocky Gerung.
Atas dugaan tersebut, Rocky Gerung pun meyakini bahwa borok di Pemilu 2019 nantinya akan terbongkar.
Namun, hal itu akan terjadi tidak dalam waktu dekat, melainkan beberapa tahun ke depan.
"Yang beginian itu nanti akan dibuka mungkin tiga empat tahun ke depan. Dan mereka yang terlibat itu pasti akan disidang oleh pemimpin baru nanti.
"Nah saya ingin agar mahasiswa tetap memelihara ide harapan. Kita ingin repulbik ini diinvestasikan ulang, sebagai hak untuk menikmati keadilan bersama," pungkas Rocky Gerung.
Tanggapan yang diurai Rocky Gerung itu pun diakhiri oleh Hersubeno Arief selaku pembawa acara.
"Terima Kasih Bung Said Didu dan Bung Rocky Gerung. Kita menunggu 100 hari pemerintahan Jokowi - Maruf Amin. Mudah-mudahan ada yang berubah dan rapotnya bisa naik," ucap Hersubeno Arief.
Namun sebelum ditutup, Said Didu tampak kembali mengomentari ucapan Hersubeno Arief soal 100 hari Jokowi Maruf Amin.
Dengan nada sinis, Said Didu menyinggung sosok Maruf Amin.
Sebab diakui Said Didu, ia selama ini tidak pernah mendengar nama Maruf Amin lagi di pemerintahan Jokowi.
"Memang masih perlu enggak sih menyatakan Maruf Amin ? Kan saya enggak pernah dengar lagi dia," celetuk Said Didu.
Sindiran berupa satire yang diungkap Said Didu itu lantas membuat Rocky Gerung tertawa puas.
Sumber: TribunPalu.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/viral-maruf-amin-disoraki-di-stasiun-rangkasbitung.jpg)