Berita Bolmong
Farida Polisikan Penyebar Video Penganiayaan Anak di Bolmong
Kepala DP3A Kabupaten Bolmong Farida Mooduto menyesalkan pihak yang menyebar video berisi penganiayaan seorang anak
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolmong Farida Mooduto menyesalkan pihak yang menyebar video berisi penganiayaan seorang anak oleh sekelompok anak lainnya.
Video itu menjadi viral di medsos. "Hal ini kami sesalkan," kata dia.
Farida menyerahkan penyebar video tersebut ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti motifnya menyebarkan di medsos.
"Dimintai keterangan saja motifnya, baik atau buruk atau ada motif lain," aku dia.
• Viral Video Anak Dianiaya Sekelompok Anak, Orangtua Pelaku Minta Maaf dan Bantu Biaya Konseling
Dia berharap, ke depannya tidak ada lagi yang berani menyebarkan video kekerasan seperti video tersebut.
"Karena akan membuat korban dan keluarga korban terpukul dengan kejadian semacam itu. Apalagi jelas identitas korban disebarkan. Sangat disesali," tuturnya.
Jagad dunia maya Bolmong kembali heboh.
Beredar sebuah video penganiayaan terhadap T, seorang anak berumur 7 tahun oleh rekan - rekannya sesama anak - anak.
• Polda Sulut Gagalkan Keberangkatan 6 Wanita, Diduga Akan Dijadikan Wanita Penghibur di Sorong
Empat anak masing - masing M (11), M (11), P (12) dan H (11) mengikat kedua lengan T, kemudian mendorongnya ke selokan air.
Selain kekerasan fisik, T mengalami tekanan psikologis berupa cercaan dari teman - temannya.
Ironisnya, penganiayaan terhadap T dipicu masalah sepele.
Mereka kecewa pada T karena tidak memberi mangga. Perilaku sadistis tersebut memicu tanggapan netizen.
Umumnya prihatin atas kejadian itu. Banyak pula yang heran dengan perilaku anak anak yang mirip orang dewasa.
• Jelang Hasil Autopsi Lina Diumumkan, Fakta Terungkap: Lina Minum Teh Buatan Teddy Sebelum Meninggal
Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Bolmong Farida Mooduto mengatakan, pihaknya turun langsung menangani masalah tersebut.
Mediasi antara orangtua pelaku dan korban telah menghasilkan kesepakatan damai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ketua-panitia-hari-besar-islam-phbi-bolmong-farida-mooduto_20180821_104953.jpg)