Breaking News:

Lifestyle

Kenapa Perempuan Lebih Sering Mengalami Migrain?

Kondisi ini bisa menerpa kelompok usia dan jenis kelamin apapun, namun mayoritas dialami oleh perempuan. Apa sebabnya?

Editor: Finneke Wolajan
sheknows.com
Tak Hanya Menstrual Migraine, Inilah 4 Jenis Migrain Langka yang Tidak Boleh Dianggap Remeh 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kamu yang pernah atau sering mengalami migrain tentunya paham betul bahwa migrain bisa bertahan hingga berjam-jam bahkan berhari-hari sebelum kembali ke kondisi normal.

Migrain seringkali diikuti dengan gejala lain, seperti muntah, pandangan kabur atau sensitivitas lebih terhadap bau, cahaya atau suara.

Migrain adalah tipe sakit kepala yang cenderung lebih intens dan menyebabkan sakit berdenyut di satu sisi kepala.

Kondisi ini bisa menerpa kelompok usia dan jenis kelamin apapun, namun mayoritas dialami oleh perempuan. Apa sebabnya?

Seperti dilansir dari laman Times of India, para ilmuwan dari Universitas Miguel Hernández di Elche, Spanyol mengungkapkan bahwa penyebab perempuan lebih sering mengalami migrain seringkali terkait dengan aktivitas hormon seks.

Studi lainnya yang dipublikasikan di jutnal Frontiers in Molecular Biosciences juga menemukan hal yang sama.

Studi tersebut dilakukan pada binatang untuk membantu membangun keterkaitan antara hormon seks perempuan dan migrain.

Hasilnya, hormon estrogen membuat sel-sel di sekitar syaraf pada kepala pembuluh darah kepala jauh lebih sensitif terhadap pemicu migrain.

Sementara pada laki-laki, hormon seks mereka cenderung melindungi terhadap migrain.

Karena alasan inilah, perempuan lebih sering memiliki masalah migrain.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved