Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Minum Teh Setelah Makan Mengganggu Penyerapan Gizi, Benarkah?

Benarkah meminum teh langsung setelah makan mengganggu penyerapan gizi dalam tubuh?

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews
Ilustrasi Teh Oolong 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memesan teh ketika sedang makan di luar menjadi kebiasaan orang Indonesia.

Padahal kebiasaan ini memiliki efek yang tidak baik.

Hal ini disebabkan karena teh menghambat penyerapan zat gizi dalam tubuh.

Manfaat konsumsi teh memang sudah dibuktikan oleh banyak penelitian, misalnya saja meningkatkan metabolisme hingga mencegah penyakit kanker.

Walau begitu, sebaiknya teh tidak dikonsumsi setelah makan.

"Konsumsi teh, apalagi yang pekat, akan mengganggu penyerapan zat gizi mikro seperti zat besi, vitamin C dan juga kalsium," kata ahli gizi dr.Mira Dewi MSi.

Penelitian juga membuktikan, tannin, antioksidan yang banyak terdapat dalam teh hitam, merupakan zat yang mengganggu penyerapan zat besi dari makanan.

Zat besi merupakan zat gizi mikro yang sangat penting, apalagi sebagian besar orang Indonesia masih kekurangan mineral ini. 

Kekurangan zat besi dapat membuat sel darah merah tidak dapat mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Gejala utamanya adalah lemah, letih, dan lesu.

Tetapi dalam jangka panjang bisa merusak fungsi organ.

Idealnya tunggu sekitar 30 menit setelah makan sebelum kita mengonsumsi teh.

"Teh juga banyak manfaatnya, tapi kita bisa menjadikannya sebagai snack saat sore-sore," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minum Teh Sesudah Makan Hambat Penyerapan Nutrisi".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved