Ketua KPU Banjarmasin Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur, Tanggapan Arist Merdeka Sirait

Ketua KPU Banjarmasin berinisial GM diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Ketua KPU Banjarmasin Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur, Tanggapan Arist Merdeka Sirait
Ist
Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua KPU Banjarmasin berinisial GM diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Kasus ini sedang ditangani Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Arist Merdeka Sirait, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak mengatakan kekerasan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan GM sangat memalukan dan sulit diterima akal sehat manusia.

"Jika GM terbukti secara sah melakukan perbuatan tidak terpuji dan merusak masa depan korban, maka GM dapat terancam pidana penjara minimal 10 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda 5 miliar rupiah," kata Arist Merdeka Sirait kepada sejumlah media di Studio Komnas ANAK TV di Jakarta Timur Selasa (28/01/2020)

Arist menjelaskan bahwa demi keadil bagi korban dan agar terang benderangnya dugaan tindak pidana, Polisi telah menetapkan GM sebagai tersangka dugaan kasus kekerasan seksual terhadap anak.

"Penetapan tersangka dilakukan penyidik usai gelar perkara, di samping rangkaian penyelidikan yang panjang telah menerima laporan dari orangtua korban pada 25 Desember 2019," ujar Kasubag Humas AKP Siti Rohayati dikutip Antara di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin 27 Januari 2020.

AKP Siti mengatakan penyidik juga sudah melakukan pemanggilan yang kedua terhadap ketua KPU Kota Banjarmasin itu dengan status sebagai tersangka.

"Bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik sudah terpenuhi sehingga dilakukan pemanggilan kedua terhadap yang bersangkutan namun statusnya kali bukan saksi seperti pemanggilan pertama tetapi sudah meningkat merupakan tersangka," imbunya.

Dia berharap tersangka bersikap kooperatif sehingga proses hukum bisa berjalan dengan lancar.

"Surat pemanggilan kedua kembali sudah dilayangkan dan kami berharap yang bersangkutan kooperatif, jika tidak, sesuai dengan prosedur maka akan dilakukan upaya pemanggilan secara paksa ujar AKP Siti," kataanya.

Halaman
123
Penulis: Aldi Ponge
Editor: Aldi Ponge
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved