Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

FAKTA, Pasutri China Tinggalkan 2 Anaknya di Bandara karena Virus Corona, Suhu Badan Tinggi

Pasangan suami istri di China diduga meninggalkan dua anaknya di bandara karena diduga terinfeksi virus corona

Editor: Rhendi Umar
AFP
Ilustrasi - Dokter Liang Wudong meninggal setelah tangani korban Virus Corona di China 

Polisi kemudian datang dan memediasi orang tua dan maskapai penerbangan.

"Pertugas hanya mengizinkan ayah dan ibu masuk ke pesawat. Sedangkan dua anaknya ditinggal di bandara," ucap seorang penumpang.

Namun, otoritas bandara kemudian mengatakan pada wartawan bahwa anak itu akhirnya diizinkan terbang dengan pengaturan tempat duduk khusus.

Wuhan jadi Kota Mati, Tidak Ada yang Berbicara dan Suasana Jadi Menyeramkan

Beberapa penumpang menyatakan kekhawatirannya karena berada dalam satu pesawat dengan anak yang sakit.

Penerbangan tersebut sempat delay selama 3 jam.

Pesawat akhirnya takeoff jam 1.12 pagi waktu setempat.

Gejala umum coronavirus atau virus corona yaitu demam, batuk dan kesulitan bernafas.

Seluruh kota di China kini telah meningkatkan pemeriksaan kesehatan di tiap titik terminal transportasi.

Dilansir South China Morning Post, hingga 26 Januari pukul 06.00 WIB, sudah ada 2014 kasus infeksi dan 56 kematian.

Selain 1975 kasus yang terkonfirmasi di China, negara-negara lain yang ikut terinfeksi yaitu:

Hong Kong: 5

Macau: 2

Taiwan: 3

Negara Asia Lainnya: 19

Eropa: 3

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved