Virus Corona Ancam Sulut

BREAKING NEWS Virus Corona Ancam Sulut, Menkes Terawan Dijadwalkan Tinjau Pasien di RSUP Kandou

Wanita berinisial G, seorang penerjemah Bahasa Cina yang baru kembali dari Cina dikaratina di Ruang Isolasi di Irina F, RSUP Prof Kandou

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto 

Kronologis

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sulut, Steaven Dandel menjelaskan, WNI berinisial G ini terbang dari Cina, kemudian tiba di Bandara Sam Ratulangi. Setelah itu mengeluh pilek langsung dibawa ke ruang isolasi RSUP Prof Kandou.

"Belum kriteria suspek, tapi kita putuskan isolasi jangan sampai jadi sumber infeksi. Ini sebenarnya tindakan preventif keamanan bukan sudah positif," jelasnya.

Pertama yang bersangkutan Lewat Kantor kesehatan Pelabuhan kondisi pertama panas 37 derajat sekian. Kemudian diberi redcard waktu keluar dari Bandara Sam Ratulangi jam 2 subuh, Sabtu.

Foto-foto kondisi terbaru Kota Wuhan, China. Jadi kota Hantu karena Virus Corona
Foto-foto kondisi terbaru Kota Wuhan, China. Jadi kota Hantu karena Virus Corona (Kolase Foto: Twitter @hancocktom)

Lalu ke penginapan, terus Sabtu Pagi karena masih merasa pilek jadi melapor dibawa ke ruang isolasi.

Ia menjelaskan kriteria suspek itu ada tiga pertama panas demam kemudian ada tanda batuk, pilek, radang tenggorokan dan pneumonia.

"Kondisi saat ini tidak deman, panas cuma 36 derajat, tidak ada pneumonia, cuma hidungnya tersumbat. Jadi itu tindakan preventif, bukan sudah terjangkit," kata dia.

Penginapan tempat yang bersangkutan menginap juga sudah dalam pengawasan.

"Dipantau terus, ada perawat, saya juga sempat ke ruang isolasi masih nampak sehat," kata dia. (ryo)

Seorang Mahasiswa Terjebak di Kota Wuhan, Hanya Berdiam di Rusun: Saya Tak Bisa Beli Air Minum

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved