Panas dan Batuk, Seorang Pemuda di Cina Asal Bolmong Dipisahkan dari Teman-temannya
"Penduduk di Wuhan sudah diisolasi, kami tinggal di Wuhu yang berbatasan dengan Wuhan" kata dia.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
"Kami Takut Keluar Kamar dan Terus Pakai Masket"
TRIBUNMANADO.CO.ID - Para pemuda asal Bolmong, Sulawesi Utara, yang belajar di Cina was-was akibat virus Corona yang melanda negeri tersebut.
Salah satu pemuda yang tak mau disebut namanya mengatakan, mereka tinggal di kota yang berbatasan dengan kota tempat virus itu berasal.
"Penduduk di Wuhan sudah diisolasi, kami tinggal di Wuhu yang berbatasan dengan Wuhan" kata dia.
Sebutnya, saat ini tengah liburan.
Mahasiswa asal Cina belum masuk kampus hingga mereka belum berbaur.
Oleh pihak kampus, mereka dilarang keluar kamar. "Kami pun pakai masker," kata dia.
Ia mengaku ketakutan keluar kamar.
Di dalam kamar, ia berdoa. "Saya minta Tuhan menjaga kami," kata dia.
Sebut dia, seorang rekan mereka dipisahkan karena mengalami demam dan batuk berdahak.
Gejala tersebut sama dengan gejala virus Corona.
"Dokter suruh dia istirahat, pihak kampus memutuskan menempatkan dirinya di tempat yang terpisah dengan kami," kata dia. (art)
Perlahan-lahan, misteri yang melingkupi virus corona mulai terkuak.
Hasil analisis genetika mengungkapkan bahwa virus corona yang mewabah di Wuhan, China, dan kini sudah mencapai berbagai negara di dunia kemungkinan berasal dari ular.
Virus corona ini memang pertama kali mewabah di pasar makanan laut di Wuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ciri-virus-corona-yang-mewabah-di-china-mulai-dari-gejala-awal-hingga-cara-pencegahannya.jpg)