Kisah Penjaga Kelenteng, Sekolahkan Anak Hingga Tes Polisi Dari Hasil Jaga Klenteng

"Saya sudah 14 tahun jadi penjaga klenteng," kata dia kepada Tribun Manado, Sabtu (24/1/2020) sore di pelataran Klenteng tersebut.

Kisah Penjaga Kelenteng, Sekolahkan Anak Hingga Tes Polisi Dari Hasil Jaga Klenteng
arthur rompis/tribun manado
Kisah Penjaga Kelenteng, Sekolahkan Anak Hingga Tes Polisi Dari Hasil Jaga Klenteng 

MANADOTRIBUN.CO.ID - Tak pernah sekalipun Melven Nusi bercita cita jadi penjaga klenteng Thian Shang Shen Mu Kotamobagu. Tapi takdir menyatakan demikian.

"Saya sudah 14 tahun jadi penjaga klenteng," kata dia kepada Tribun Manado, Sabtu (24/1/2020) sore di pelataran Klenteng tersebut.

Saat ditemui, pria berkulit legam ini sedang memotong tebu yang akan digunakan untuk persembayangan nanti.

Potong tebu berlangsung di rumah kecil samping klenteng.

Disana, Melven beserta istri dan anaknya bermukim.

Oleh sejumlah umat yang tengah sembahyang, Tribun diminta bertanya dulu pada Melven sebelum memotret arca.

Ia mengaku sudah 14 tahun jadi penjaga klenteng.

Awalnya ia bekerja di luar klenteng.

"Kemudian penjaganya keluar dan merekomendasikan saya," kata dia.

Ternyata tak gampang. Melven harus melewati prosesi poa pwe seperti kala hendak menentukan perayaan cap go meh.

Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved