Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Keraton Agung Sejagat

UPDATE Keraton Agung Sejagat Bubar, Raja dan Ratunya Jalani Pemeriksaan Psikologis

Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap Toto Santoso dan Fanni Aminadia yang mengaku jadi Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat.

Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA VIA TRIBUN JOGJA
Keraton Agung Sejagat saat masih aktif 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap Toto Santoso dan Fanni Aminadia yang mengaku jadi Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat.

Ditetapkan sebagai tersangka, mereka diperiksa penyidik soal aliran dana hingga pemeriksaan kesehatan.

Berikut rangkuman perkembangan terakhir kasus Keraton Agung Sejagat.

1. Kondisi Kesehatan

Dari hasil pemeriksaan psikologis, tersangka kasus pendirian Keraton Agung Sejagat yakni Toto Santoso dan Fanni Aminadia dinyatakan tidak memiliki gangguan jiwa.

Toto dan Fanni yang mengaku sebagai Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat ini melakukan perencanaan dalam kondisi keadaan sehat jasmani dan rohani.

Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu.
Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu. (IST/Twitter via ReqNews)

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, dari hasil pemeriksaan psikologis oleh Polda Jateng Toto dan Fanni dinyatakan tidak memiliki gangguan jiwa.

"Mereka membuat perencanaan Keraton Agung Sejagat itu dengan keadaan sadar dan mengerti. Artinya mereka tidak memiliki gangguan jiwa. Ini sudah cukup menjadi bukti pendukung dari keterangan saksi," jelas Iskandar di Polda Jateng, Kamis (23/1/2020).

Iskandar menyampaikan mereka melakukan perencanaan pendirian keraton sejak tahun 2018.

Bahkan, mereka tidak hanya merencanakan di satu daerah, Purworejo saja, melainkan juga membuat cabang-cabang di daerah lain.

"Mereka sudah sejak lama merencanakan pembuatan sangat sistemik. Sudah sejak 2018 mereka membuka cabang-cabang KAS. Artinya mereka tidak main-main. Mereka sudah merencanakan dengan detail," jelas Iskandar.

Jika mereka mengalami gangguan jiwa, lanjut Iskandar, tidak mungkin mereka buka rekening di bank, mengumpulkan uang dan mendapatkan pengikut yang begitu banyaknya.

2. Sejagat Bubar?

Suasana di depan Keraton Agung Sejagat di Purworejo
Suasana di depan Keraton Agung Sejagat di Purworejo (TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan)

Permohonan maaf yang disampaikan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat alias Toto Santoso dan Fanni Aminadia sekaligus sebagai pernyataan bahwa keraton yang didirikan selama ini telah bubar.

Kuasa Hukum Totok Santosa Muhammad Sofyan mengatakan, dengan permohonan maaf ini, secara tidak langsung, Totok dan Fanni hendak menyatakan bahwa keraton yang mereka dirikan sudah dibubarkan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved