Pilkada 2020

Pilkada 2020 Akan Segera Digelar, KPU Akan Muat Aturan E-rekap di PKPU Pilkada Meski di UU Belum Ada

Jelang penyelenggaraan Pilkada 2020, KPU akan memuat peraturan tentang e-rekap di PKPU meskipun di UU belum ada.

Pilkada 2020 Akan Segera Digelar, KPU Akan Muat Aturan E-rekap di PKPU Pilkada Meski di UU Belum Ada
Tribunnews.com
Arief Budiman - Ketua KPU 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pilkada serentak sebentar lagi akan digelar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) rencananya akan membuat aturan soal rekapitulasi suara secara elektronik (e-rekap) di Peraturan KPU (PKPU) tentang Pemungutan dan Perhitungan Suara Pilkada.

Hal tersebut akan tetap dilakukan meski di Undang-Undang Pilkada tidak mengatur secara detail soal mekanisme e-rekap.

"(Poin-poin baru di PKPU) enggak banyak karena undang-undangnya enggak berubah. Kalau (PKPU) tentang pemungutan penghitungan, (poin yang baru) ya e-rekap itu," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

Arief mengakui, dimuatnya aturan soal e-rekap dalam PKPU tanpa mengaturnya lebih dulu di undang-undang rentan menyebabkan PKPU tersebut digugat.

Meski demikian, KPU optimistis memuat aturan ini di PKPU lantaran Undang-Undang Pilkada menyatakan bahwa rekapitulasi suara dimungkinkan menggunakan teknologi informasi.

Justru, pengaturan e-rekap di PKPU akan memperjelas apa yang sudah dituangkan dalam undang-undang.

"Rekap itu dapat menggunakan teknologi informasi, itu sudah ada ruangnya. Cuma undang-undang kan enggak mengatur gitu, e-rekap harus bagaimana dan lain-lain. Nah itu yang akan kita atur di PKPU," ujar Arief.

Arief mengatakan, rekapitulasi suara secara elektronik akan mendorong proses penghitungan suara menjadi lebih efektif, karena rekapitulasi tidak dilakukan secara berjenjang seperti pilkada yang sebelumnya.

"Enggak pakai berjenjang, TPS langsung kirim ke pusat data. Pusat data itu, kalau memang nanti disetujui ya, hasil yang ada di pusat data itu yang diketok jadi hasil pemilu, hasil pilkada," kata Arief.

Untuk diketahui, pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia. 270 wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Adapun hari pemungutan suara Pilkada jatuh pada 23 September 2020.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPU Akan Muat Aturan E-Rekap di PKPU Pilkada meski di UU Belum Ada".

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved