Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KRONOLOGI, Oknum Anggota Brimob Hajar Petugas Karcis, Suara Tembakan Terdengar, Warga Ketakutan

Seorang Penjaga pintu wisata babak belur dihajar oknum Brimob di Kecamatan Binuang

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
(Warta Kota/Henry Lopulalan)
Ilustrasi Brimob 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang penjaga pintu wisata babak belur dihajar oknum Brimob di  Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (20/1/2020).

Diketahui, oknum Brimob pukul petugas pintu wisata, gara-gara tak terima saat petugas pintu wisata tagih uang tiket masuk wisata Salupajang Rp 5.000.

Herman, petugas wisata Salupajang dipukuli oknum Brimob saat tagih uang tiket masuk Rp 5.000, mengundang reaksi Kapolda Sulbar Brigjen Baharudin Djafar.

Berikut ini, kronologi oknum Brimob aniaya petugas wisata Salupajang yang membuat Kapolda dan Aktivis HAM berekasi, yang telah dihimpun Tribunnews.com dari Tribun Timur.

1. Kronologi

Dikutip Tribunnews.com dari Tribun Timur, peristiwa berawal saat oknum tersebut hendak berwisata bersama rombongan keluarga di Salupajang.

Namun, saat diminta untuk membayar tiket masuk sebesar Rp 5 ribu, oknum tersebut justru menolak hingga akhirnya terjadilah percekcokan.

Seorang warga berinisial RN yang menyaksikan peristiwa tersebut mengungkapkan, oknum tersebut berdalih ingin bertemu dengan seseorang bernama Yuli.

" Jadi turunmi ini polisi untuk ketemu Ibu Yuli, yang tidak mau membayar karcis tadi. Tiba-tiba kembali naik ke atas untuk temui petugas"

"di situ polisi itu menggertak petugas wisata dengan menanyai, eh kau ada KTP-mu, ini wisata resmikah," ungkap RN.

Update - Daftar Harga Terbaru HP Samsung Bulan Januari 2020, Samsung Galaxy A30s hingga Galaxy M30s

Setelah itu, tanpa alasan yang jelas oknum tersebut memukuli penjaga loket yang bernama Herman berkali-kali.

Herman pun hanya bisa pasrah dan tak melawan.

"Saat Pak Herman dipukuli bilang mami kasian jangan maki pukuli teruska pak, kita panrasaka, sekalian bunuhma pak," imbuh RN.

Pemukulan tersebut membuat para pengunjung dan penjual yang berada di sekitar lokasi panik.

Mereka pun meminta tolong hingga terdengar di lokasi wisata Kali Biru.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved