Polemik Depot Bitung

Kapolsek Maesa Dorong Motor Gede yang Halangi Akses Keluar Mobil Tangki

Kompol Elia Maramis selaku Kapolsek Maesa dan Lettu Inf Julen Kasiaheng turun langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian.

Kapolsek Maesa Dorong Motor Gede yang Halangi Akses Keluar Mobil Tangki
christian wayongkere/tribun manado
Petugas keamanan melakukan penjagaan aksi pemasangan Plang kepemilikan tanah dari ahli waris keluarga Simon Tudus dan Lawyer ahli waris. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selang sebulan, Terminal BBM Bitung di jalan Yos Sudarso nomor 1 Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Provinsi Sulut, didatangi ahli waris dan Lawyer ahli waris menuntut penyelesaian ganti rugi.    

Selasa (21/1/2020), dikoordinasi Lawyer Ahli Waris Keluarga Simon Tudus Fahmi Sidik Abulle kembali mendatangi objek vital tersebut lalu melakukan aksinya memasang plang kepemilikan lahan.  

Lawyer dan perwakilan ahli waris yang berjumlah sekitar belasan orang, berhasil memasang dua plang berisi tulisan kepemilikan lahan di lantai dua pos keamanan Terminal BBM Bitung.

BREAKING NEWS - Ahli Waris Pasang Plang di Terminal BBM Bitung, Tuntut Keadilan 

Aksi tersebut disaksikan langsung oleh karyawan Terminal BBM Bitung, Abdul Wahid Nayu selaku Integreted Terminal Manager Bitung dan mendapat pengawalan ketet dari TNI-Polri.

Ada dua mobil patroli, masing-masing satu unit mobil patroli double kabin Sat Lantas Polres dan mobil serupa dari Provost Polres Bitung.

Kompol Elia Maramis selaku Kapolsek Maesa dan Lettu Inf Julen Kasiaheng turun langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian.

Bahkan Kapolsek Maesa Kompol Elia Maramis harus turun langusng menaiki motor gede yang di parkir Lawyer ahli waris di depan pintu gerbang keluar mobil tangki.

Dibantu personil lainnya, motor gede warna hitam itu di dorong bergeser dari akses pintu keluar karena jika di biarkan akan menghalangi akses mobil keluar.

"Sampai hari ini pengamanan masih aman terkendali," tutur Maramis kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (21/1/2020).

Menurut kapolsek sebagai mana diketahui, Senin (20/1) kemarin hendak berlangsung pertemuan antara ahli waris, Lawyer ahli waris dan pertamina sedianya berlangsung di kantor Gubernur Sulut namun tertunda.

Sehingga hari ini pihak Lawyer dan ahli waris melakukan pemasangan plang bertuliskan kepemilikan hak milik lahan.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved