Terkait Pengusiran Kapal China, Rocky Gerung: Pencuri Harusnya Ditangkap

Konflik Indonesia dan China di perairan Natuna kembali mendapat komentar dari Pengamat Politik Rocky Gerung. China sempat mengklaim kepemilikan natuna

Terkait Pengusiran Kapal China, Rocky Gerung: Pencuri Harusnya Ditangkap
Trbun Batam/ist
Rocky Gerung. 

Lantas, ia memastikan kekalahan Indonesia jika perang melawan China.

"Jadi energi kita dialihkan oleh opini publik negara untuk pergi ke Natuna itu. Padahal bukan itu wilayah kita," ujar Rocky.

"Kalau kita perang itu 14 jam kita udah pasti nyerah, karena peluru kita cuma mampu 14 jam."

Menurut Rocky, dibandingkan dengan konflik Natuna, masalah tenaga kerja asing lebih pantas mendapat sorotan.

Sebab, keberadaan tenaga kerja asing itu berhubungan dengan perekonomian negara.

"Karena itu masalahnya bukan Natuna tapi tenaga kerja asing dari Tiongkok yang jadi problem di seluruh Indonesia," kata Rocky.

"Nah isu itu enggak mau diangkat oleh pemerintah karena isu itu lebih berbahaya secara ekonomi."

Kembali menyinggung soal Natuna, Rocky menjelaskan logika soal Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang dilanggar China.

"Jadi pemerintah ambil resiko main di Natuna, padahal kalau kita belajar hukum internasional wilayah kedaulatan kita itu memang cuma 12 mil," ucapnya.

"Selebihnya ada laut bebas tapi kita punya hak untuk mengolah itu, itu disebut Zona Ekonomi Eksklusif karena kita negara berdaulat."

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved