Pria Ini Tuntut Perusahaan Kontrasepsi Setelah Istrinya Hamil Padahal Pakai Alat Pengaman 2 Lapis
pria merasa dirugikan atas kualitas alat pengaman yang ia pakai. Pasalnya, dia sudah memakai dua lapis alat pengaman, namun istrinya masih hamil
Departemen Pengawas Pasar di Haining pun diminta mengatasi masalah tersebut, dan mereka menjawab untuk membuktikan kualitas Durex cukup bermasalah, karena diperlukan dua kondisi.
Salah satu kondisinya adalah konsumen tidak menggunakannya dengan tidak normal, dan hal tersebut tidak dapat dibuktikan.
Pasalnya, bagaimana Tn. Wang membuktikan ia menggunakan alat pengamannya dengan tidak normal?
Jika ditemukan bukti ia menggunakannya dengan normal, maka Durex dapat dianggap memproduksi produk tidak berkualitas.
Akhirnya, solusi diberikan berupa pengujian setempat alat pengaman produksi batch tersebut.
Pengujian setempat telah disiapkan, tetapi sampel dan subjek mengalami ketimpangan jumlah.
Pasalnya, produk yang diproduksi saat itu telah hampir habis di pasaran, dan Durex tidak memiliki cadangan produk batch tersebut dan akhirnya gagal memenuhi syarat standar sampling. (Intisari/Maymunah Nasution)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/alat-kontrasepsi_20171110_155616.jpg)