Breaking News
Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Mengapa Kita Refleks Menutup Mata Saat Bersin? Ini Penjelasannya

Tidak jarang saat bersin kita semua otomatis menutup mata. Apa penyebabnya?

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
behir.hu
Ilustrasi bersin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat bersin, banyak orang yang otomatis menutup mata. Bahkan ada juga yang bersin hingga meneteskan air mata.

Tapi tahukah mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Dilansir Live Science, bersin bagi para peneliti merupakan sebagai refleksi sternutasi atau pelepasan udara yang tidak disengaja.

Itu dilakukan untuk melindungi saluran hidung kita dari partikel asing dengan memaksa desahan udara di paru-paru.

Para peneliti menjelaskan, bersin melibatkan lebih dari mengeluarkan udara dan partikel asing.

Ketika di stimulasi, pusat bersin batang otak memerintahan kontraksi otot dari kerongkongan ke sfingter yang merupakan kumpulan serabut otot yang berbentuk seperti cincin.

Itu termasuk otot yang mengendalikan kelopak mata. Ini kenapa mata kita akan tertutup ketika bersin.

Mungkin orang menutup mata secara otomatis ketika bersin untuk mencegah partikel yang dikeluarkan masuk ke mata.

Dengan menutup kelopak mata, akan banyak mencegah iritasi masuk ke mata.

Ada yang khawatir saat bersin bola mata akan keluar.

Para peneliti menganggap itu tidak memiliki kelebihan ilmiah.

Karena tekanan yang dikeluarkan saat bersin sangat tidak mungkin menyebabkan bola mata menyembul keluar.

Bahkan jika mata terbuka saat bersin.

Malah sebaliknya, peningkatan dari bersin secara hebat dapat terjadi di pembuluh darah bukan di mata atau otot.

Peningkatan tekanan vaskular ini dapat menyebabkan pembuluh darah kecil pecah.

Setelah pecah, sering terlihat di bola mata.

Penyebab Bersin

Ada penyebab kenapa kita bersin. Dalam medis sternutasi terjadi ketika pernafasan yang melapisi hidung teriritasi atau alergi dengan sesuatu, seperti serbuk atau bulu hewan.

Iritasi pada selaput lendir ini merangsang ujung saraf kranial.

Kemudian mengirimkan pesan ke otak untuk mengaktifkan refleksi bersin.

Biasanya dimulai dengan rasa geli di hidung, rasa gatal yang menyelinap dengan cepat menjadi kekuatan alam yang keras.

Ada faktor lain yang bisa memicu reflek bersin. Seperti, beberapa orang bersin setiap kali mengerutkan alis.

Lalu ada bersin fotik. Bersin fotik disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Gejala yang dialami rasa gatal di dalam hidung yang disebabkan cahaya sinar matahari.

Ada juga bersin disebabkan perut penuh, itu dinamakan bersin snatiation.

Bersin ini adalah kondisi kelainan medis yang ditandai dengn bersin yang berlebihan.

Bahkan ada juga orang bersin saat mereka mencapai orgasme.

Bagi yang lain, hanya memikirkan seks dapat memicu refleks bersin.

Namun, para peneliti tidak mengetahui alasan perilaku bersin yang aneh ini.

Mereka telah terhipnotis bahwa ini mungkin terkait denagn kabel yang salah di bagian batak otak paling bawah yang terhubung dengan sumsum tulang belakang atau dikenal medulla oblongata.

Itu yang mengontrol respon sistem saraf parasimpatis terhadap rangsangan tertentu, termasuk cahaya terang, rasa lapar, dan gairah seksual.

Diberitakan Kompas.com (7/10/2019), menahan bersin bisa merusak tenggorokan, pecahnya gendang telinga, hingga pecahnya pembuluh darah di otak.

Padahal bersin merupakan respon alami tubuh terhadap rangsangan pada organ.

Bersin bertujuan untk mengeluarkan bakteri, virus, dan partikel debu.(*)

SUMBER: https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/18/120000969/saat-bersin-kenapa-mata-kita-tertutup-?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved