Kisah Toto Santoso, Penghuni Bantaran Rel Kereta Api, Mengaku Raja Keraton Agung Sejagat
Media sosial dihebohkan sosok yang mengaku raja dan ratu Keraton Agung Sejagat
TRIBUNMANADO.CO.ID - Media sosial dihebohkan sosok yang mengaku raja dan ratu Keraton Agung Sejagat.
Sang Raja biasa dipanggil Sinuwun Toto Santoso Hadiningrat.
Sedangkan, sang Ratu dikenal dengan panggilan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja.
Padahal, Sang Ratu memiliki nama asli, Fanni Aminadia.
Namanya pun mendadak viral dan menjadi perbincangan publik.
Lalu, mengapa kemunculannya bisa viral?
Alasannya, Sang Raja menyebut Keraton Agung Sejagat adalah induk dari seluruh negara di dunia.
Bahkan, kekuasaannya tidak terbatas hanya di daerah Purworejo.
Sang Raja berani mengatakan bahwa kekuasaan Keraton Agung Sejagat tersebar hingga ke seluruh penjuru dunia.
Tak hanya itu, keberadaan kerajaan yang memiliki pengikut sebanyak 450 orang itu juga konon telah diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sang Raja bahkan dengan lantang mendeklarasikan dirinya sebagai juru damai di dunia.
Memangnya kerajaan itu memiliki apa saja?
Keraton Agung Sejagat memiliki sebuah prasasti yang dibanggakan pengikutnya.
Batu prasasti kerajaan bertuliskan huruf Jawa yang disebut Prasasti Bumi Mataram.
Pada bagian kiri prasasti terdapat tanda dua telapak kaki, sedangkan pada bagian kanan terdapat sebuah simbol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/fakta-baru-kanjeng-ratukeraton-agung-sejagat-ternyata-bukan-istri-sah-totok-santosa.jpg)