INFO BNPB
Gunung Karangetang Level III 'Siaga', BNPB: Masyarakat Diimbau Memantau Informasi
Gunung Karangetang yang berada di Siau, Sulawesi Utara diinformasikan dalam status Level III atau Siaga.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gunung Karangetang yang berada di Siau, Sulawesi Utara diinformasikan dalam status Level III atau Siaga.
Hal tersebut diinformasikan oleh BNPB.
Saat ini ada tiga gunung api di wilayah Indonesia berstatus level III atau 'siaga'.
Selain Gunung Karangetang di Sulawesi Utara, ada juga Gunung Sinabung di Sumatera Utara, dan Gunung Agung di Bali yang level III Siaga.
Dilansir bnpb.go.id, otoritas kegunungapian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait potensi ancaman bahaya erupsi setiap gunung api tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo dalam rilisnya mengungkapkan masyarakat untuk selalu mengupdate informasi terbaru.
"BNPB mengimbau masyarakat yang berada di wilayah gunung api tersebut untuk selalu memantau informasi, khususnya dari otoritas terkait, yaitu PVMBG maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat," ungkapnya.

Karakter Masing-masing Gunung
Rekomendasi yang diberikan PVMBG dapat dilihat adanya karakter ancaman yang berbeda di setiap gunung api.
"Misal, Gunung Karangetang, PVMBG merekomendasikan masyarakat atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas pada zona prakiraan bahaya," ungkapnya.
Zona prakiraan bahaya tersebut yakni 2,5 km dari puncak kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua kea rah Barat Laut – utara sejauh 4 km, serta dari kawah utama sejauh 3 km ke arah barat.

PVMB memberikan imbauan melalui pemerintah daerah terkait dengan Gunung Sinabung di Sumatera Utara.
Masyarakat dan pengunjung Gunung Sinabung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi.
Selain itu pada lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung.
Serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.