Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perang Dunia III

Iran Vs AS Picu Perang Dunia III, Rocky Gerung: Bagus, Pemilu Dipercepat, Jokowi Cepat Diganti

Perang Iran Vs Amerika Serikat, jika benar-benar terjadi bagi pengamat politik Rocky Gerung patut disyukuri

Tayang:
Editor: Aswin_Lumintang
Kanal Youtube Rocky Gerung
Rocky Gerung bicara soal perang Iran Vs Amerika Serikat 

"Bahkan sering disebut bahwa damai itu sebetulnya hanya jarak di antara dua perang, itu filosofinya," jelas Rocky.

"Jadi sebetulnya kita hidup dalam selalu dalam keadaan perang, damai itu hanyalah eksepsion aja," tambahnya.

Rocky beranggapan, tema akhir-akhir bahwa ada akumulasi kekuatan China yang kebetulan terjadi bersamaan dengan AS yang dipimpin oleh Donald Trump dari Partai Republik.

Kedua negara tersebut sama-sama mempunyai tradisi dan filosofi real power atau biasa disebut tradisi kaum realis.

"Dalam tradisi realis satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah adalah dengan perang," terang Rocky.

Menurut Rocky, perang itu tidak hanya menundukkan lawan tetapi juga menghidupkan ekonomi dalam negeri.

"Perang memang mesti diajukan sebagai satu variabel ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut, Rocky menjelaskan dalam rangka itu, di dunia sudah hampir setengah abad tidak ada persaingan super power.

Sedangkan menurut Rocky, di dunia selalu hidup dengan super power.

"China berupaya untuk menjadi super power tapi China mengalami problem ekonomi."

"Karena itu pasti dia akan tunda dulu sejenak, tapi tadi ada faktor yang tidak diprediksi oleh China misalnya," ungkap Rocky.

Faktor yang tidak diprediksi China tersebut menurut Rocky adalah terbunuhnya jenderal Iran, Qassem Soleimani.

"Nah kita tahu bahwa variabel-variabel dadakan semacam ini, bisa menjadi outlet untuk melepaskan kekuatan-kekuatan potensial," ujar Rocky.

Rocky menuturkan, sejarah selalu ajaib, ada kejadian kecil dan hal tersebut bisa menjadi kasus untuk melahirkan perang dunia.

"Kan orang kalau nggak terjadi sekarang kapan? Kan tetap bakal terjadi tuh,"

"Karena kalau nggak ada keseimbangan global itu, justru orang akan takut satu kekuatan akan mendominasi dunia," papar Rocky.

Lebih lanjut, Rocky menjelaskan hal tersebut bukan saja guyonan para pendukung Liverpool, walaupun buat mereka serius.

"Ya mungkin, saya kira buat liverpool itu membatalkan niat untuk jadi juara," terang Rocky.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri)

Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved