Pilkada 2020

Ferry Liando: Golkar Jangan Keliru Memilih Calon Pada Pilkada

Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) sudah mengirimkan nama-nama bakal calon kepala daerah ke dewan pimpinan pusat (DPP).

Ferry Liando: Golkar Jangan Keliru Memilih Calon Pada Pilkada
Istimewa
Ferry Liando 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) sudah mengirimkan nama-nama bakal calon kepala daerah ke dewan pimpinan pusat (DPP).

Mereka yang terpilih nantinya akan maju dalam hajatan pilkada di 7 kabupaten/kota dan pemilihan gubernur Sulut.

Nama-nama yang dikirim diantaranya Christiany Eugenia Paruntu, Stevanus Vreke Runtu Jimmy Eman untuk bakal calon Gubernur Sulut. Kemudian Sehan Landjar untuk bakal calon Wakil Gubernur Sulut.

Untuk Pilkada Manado ada nama Jimmy Rimba Rogi, Telly Tjangkulung, Victor Mailangkay dan Yongkie Limen.

Tatap Pilkada Minsel, Royke Sondakh-Andry Umboh Dipastikan Berpasangan

Pilkada Boltim ada Amalia Landjar, Sumardiah Modeong, Feryando Lamaluta, Sahrul Mamonto, Suhendro Baroma.

Pilkada Bolsel ada Syamsuridjal Mokoagow. Pilkada Tomohon ada nama Miky Wenur, Syerly Sompotan, Geby Eman. Pilkada Minut ada nama Joppy Lengkong, Daniel Rumumpe, Denny Wowiling. Pilkada Bitung ada Cindy Wurangian dan Pilkada Minsel ada Michaela Elsiana Paruntu.

Pengamat politik Sulut Ferry Liando mengatakan tentu DPP Golkar punya kepentingan tertentu soal pilihan calon yang hendak diusung pada pilkada di 7 kabupaten/kota dan provinsi.

7 Fakta Gubernur Olly tak Lantik E2L Jadi Bupati Talaud, Sudah 3 Periode hingga Respons Elly Lasut 

Kepentingan DPP Golkar adalah calon itu memiliki kemungkinan atau peluang besar untuk menang.

"Namun demikan dalam menetapkan calon yg hendak di usung diharapkan DPP Golkar juga mengakomodasi kepentingan publik. Kepentingan publik bagi setiap calon adalah mereka yg punya pengalaman panjang sebagai pemimpin dsn memiliki integritas moral," ujar dia, Senin (13/1/2020).

Menurut akademisi Universitas Sam Ratulangi Manado ini jika Golkar memiliki calon hanya bermodalkan popularitas dan mengabaikan kapasitas maka bukan itu yang dikehendaki publik. Wajib bagi Golkar untuk mengakomodasi kepentingan pubkik karena jika calon itu terpilih maka ia akan menjadi milik publik.

Bayar Jaminan ke Peserta, BPJamsostek Manado Kucur Rp 166 M Sepanjang Tahun 2019

DPP Golkar Jangan memilih calon yang pada akhirnya hanya membebani publik ketika saat menjabat. Selama ini banyak lengalaman kepala daerah itu ketika menjabat hanya membebani publik.

Pemimpinnya tidak inovatif dan kreatif sehingga daerah yang dipimpinnya stagnan dan tidak ada perubahan atau perkembangan apa-apa. Disamping itu banyak juga kepala daerah yanf memanfaatkan kekuasaanya hanya memperkaya diri.

Proyek fisik banyak yang dipotong sehingga sarana publik sangatlah buruk. Pengalaman buruk ini harus dijadikan pelajaran oleh DPP Golkar sehingga tidak lagi keliru memilih bakal calon yang nantinya akan usung Golkar.

"Yang terpenting bagi Golkar adalah jangan hanya terjebak pada memlerkirakan kepentingan parpol dan mengabaikan kepentingan publik," ujar Liando.

Messi Pemain Terbaik Dunia, Hanya Kalah Segalanya dari Ronaldo soal Beginian

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved