Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

TERKINI, Iran Tembakan 8 Roket Hantam Pasukan AS di Pangkalan Udara Balad, 4 Prajurit Irak Terluka

Iran kembali melakukan penyerangan pasukan AS di Pangkalan Udara Balad, Minggu (12/1/2020) malam waktu Baghdad

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
(AFP/SEPAH NEWS)
Foto yang dirilis pada 10 Juli 2008 oleh situs berita Garda Revolusi Iran, Sepah News, memperlihatkan tiga rudal meluncur di udara dari lokasi yang dirahasiakan pada 9 Juli 2008. 

"Kami memiliki intel dari banyak sumber, termasuk koalisi dan milik kami sendiri."

"Bukti-bukti menunjukkan pesawat itu ditembak oleh misil Iran," katanya, dikutip dari AFP, Jumat (10/1/2020).

"Ini mungkin tidak disengaja," imbuhnya.

Presiden Ukraine International Airlines Yevganiy Dykhne sebelumnya memastikan pesawat itu berfungsi dengan baik di bawah kendali pilot berpengalaman.

"Pesawat dalam kendali yang baik. itu merupakan salah satu pesawat terbaik kami dengan kru yang bagus," ucapnya.

Ukraine International Airlines merupakan maskapai penerbangan terbesar di Ukraina dan dimiliki pihak swasta.

Sebelumnya, Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina (NSDC) mengungkap fakta mengejutkan terkait jatuhnya pesawat Ukraina International Airlines nomor penerbangan 752 di Iran, Rabu (8/2/2020).

Pihak NSDC mengatakan, sebanyak 169 orang melakukan check-in untuk penerbangan itu, namun ada dua orang yang tak ikut naik pesawat nahas tersebut.

Menurut Interfax-Ukraina, seperti dikutip Wartakotalive dari akun Twitter Aviation Newsroom, identitas dua orang itu tidak disebutkan, dan hanya diketahui mereka bukan warga Ukraina.

Kabar mengejutkan lainnya, sumber-sumber Iran men-tweet foto menyerupai kepala rudal yang ditemukan di dekat lokasi kecelakaan pesawat Ukraina International Airlines 752.

Sebelumnya, Iran tidak akan menyerahkan kotak hitam pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Ukraina International Airlines, yang jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Teheran.

Sampai sekarang, penyebab kecelakan itu masih belum jelas.

Dikutip dari bbc.co.uk, Kamis (9/1/2020), semua penumpang yang berjumlah 176 orang, termasuk awak pesawat, tewas dalam insiden tersebut.

Di bawah aturan penerbangan global, Iran memiliki hak untuk memimpin penyelidikan.

Kecelakaan itu terjadi beberapa jam setelah Iran melepaskan lebih dari selusin rudal balistik ke pangkalan udara AS di Irak.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved