Berita Nasional
Ini Dia Sosok di Balik Kostum Spiderman yang Viral Memungut Sampah
Tak terhitung jumlah selokan dan got yang telah ia susuri untuk membersihkan sampah serta sumbatan.
Menyusuri got, selokan dan membersihkannya bukanlah hal yang mudah.
Rudi berkisah, pernah masuk dalam got di kawasan Kecamatan Soreang. Saat itu ia melihat, ada sampah berbau busuk dan menyumbat selokan.
"( Sampah) Itu kelihatan lama, lalu saya buka sumbatannya. Gatal-gatal tubuh saya dan bau sekali. Sudah pakai sabun ini itu masih bau," katanya.
Tak hanya itu, Rudi pun terpaksa merendam kostumnya selama beberapa hari dan berulangkali mencucinya lantaran bau masih tercium.
"Itu benar-benar jadi pengalaman tak terlupakan bagi saya," ujar dia.
Dana pribadi

Spiderman sampah membersihkan coretan di papan kantor DPRD Parepare (Sumber: Dokumen pribadi Rudi)
Rudi pun pernah membersihkan papan nama kantor DPRD Kota Parepare yang dicat oleh mahasiswa saat melakukan demonstrasi.
Inisiatif membersihkan papan tersebut datang dari dirinya sendiri.
"Kok saya pikir tidak ada inisiatif membersihkan, ya sudah, saya beli tiner dan saya bersihkan saja," ujar dia.
Rudi mengaku merogoh kocek pribadinya sekitar Rp 50.000,00.
Aksi tersebut ia lakukan untuk memotivasi mahasiswa agar tetap menjaga kebersihan lingkungan jika melakukan aksi.
Mendapat cemoohan

Pahlawan Kebersihan Kota Parepare, Ini Dia Spiderman Sampah
Mengajak masyarakat peduli pada kebersihan, lanjutnya, tak semudah membalikkan telapak tangan.
Rudi bercerita pernah mendapatkan cemoohan dari orang lain.
"Ada yang nyeletuk, kasihan pengen masuk TV sampai pakai kostum spiderman. Padahal bukan itu tujuan saya," paparnya.
Aksi yang ia lakukan semata-mata lantaran keprihatinannya melihat kondisi sampah di sekitar lingkungan.
Apalagi, kata dia, di kawasan wisata yang sebenarnya memiliki potensi besar seperti pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kompascomsuddin-syamsudin.jpg)