BKD Sulut Ingatkan Jangan Percaya Calo Dalam Seleksi CPNS

Kegiatan ini dikuti oleh ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari berbagai daerah Sulut dan beberapa dari Sulawesi Tengah

BKD Sulut Ingatkan Jangan Percaya Calo Dalam Seleksi CPNS
tribunmanado.co.id/Dewangga Ardhiananta
Suasana pembekalan persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (10/01/2020) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar acara pembekalan persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Aula Mapalus Kantor Gubernur.

Kegiatan ini dikuti oleh ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari berbagai daerah Sulut dan beberapa dari Sulawesi Tengah.

Dalam acara kali ini Kepala BKD Sulut mengimbau agar para pelamar tidak percaya kepada calo yang bisa meloloskan tes CPNS.

"Kalau ada calo itu biasanya akan terdeteksi jika ada yang mengadu dan kalau tidak ada yang mengadu nanti kasihan," kata Femmy Suluh, Kepala BKD Provinsi Sulut, Jumat (10/01/2020).

Lanjut dia, tetapi tadi sudah diingatkan kalau pelamar CPNS percaya kepada calo hal itu merupakan kesalahan sendiri.

"Kadang itu ada yang diiming-imingi bayar sekian dan calo juga canggih sekarang, dia misal spekulasi kan dia jaga di sana dan bilang kamu lulus lalu berikan itu uang," jelasnya.

Ia menambahkan, padahal hasil tes merupakan hasil sendiri jadi diharapkan jangan percaya calo.

Selain itu BKD Provinsi Sulut akan menggelar simulasi tes CPNS.

"Kami berusaha dengan BKN dan kami bersyukur BKN mau mempersiapkan peserta untuk ikut simulasi atau uji coba di sana (Kantor BKN Sulut)," tuturnya.

Kepala BKD Sulut mengatakan, jadi sudah pada tempat itu juga peserta melihat prosedur bagaimana masuk sampai keluar dan bagaimana proses tes nanti.

"Ini juga supaya saat dia tes peserta tidak gugup kan dan sudah tahu caranya serta jika peserta yang telah mempersiapkan diri dengan uji coba maka dia yang lebih siap," ucap Femmy Suluh.

Selain itu, simulasi akan diadakan Senin samapi Selasa pada 13 - 14 Januari 2020 hanya untuk 2000 orang.

"Makanya ini tidak bersifat wajib jadi siapa yang cepat mendaftar dia yang bisa ikut dan pendaftaran online kita beri kesempatan lewat portal BKD," pungkasnya.

Penulis: Dewangga Ardhiananta
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved