Kasus Reynhard

Psikolog Sebut Reynhard Tunjukkan Tanda Psikopat, Lakukan Kejahatan Berulang Tanpa Rasa Bersalah

Reynhard Sinaga, warga negara Indonesia yang divonis hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Inggris karena tindakan kekerasan seksual.

Psikolog Sebut Reynhard Tunjukkan Tanda Psikopat, Lakukan Kejahatan Berulang Tanpa Rasa Bersalah
(Kompas.com via Tribunnews)/CCTV GREATER MANCHESTER POLICE via BBC Indonesia
Reynhard Sinaga Pemerkosa Terbanyak di Inggris 

TRIBUNMANADO.CO.ID JAKARTA - Reynhard Sinaga, warga negara Indonesia yang divonis hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Inggris karena tindakan kekerasan seksual, menunjukkan karakteristik gangguan kepribadian psikopat.

Karakter tersebut terlihat dari sikap Reynhard yang merasa tidak bersalah atas tindakan yang dia lakukan.

Hal ini dikatakan oleh Liza Marielly Djaprie, psikolog klinis, kepada Tribun Network, Rabu (8/1).

"Karakteristik gangguan kepribadian psikopat ya seperti Reynhard, tidak merasa bersalah. Dia bisa melakukan kejahatan berulang-ulang tanpa perasaan bersalah," kata Liza.

Karakteristik lain adalah ketiadaan rasa empati ketika Reynhard melakukan tindakan yang salah kepada orang lain.

Reynhard juga melakukan taktik khusus agar tenang selama melakukan aksinya.

Dalam kasusnya Reynhard menggunakan obat bius sebelum memperkosa para pria di apartemennya di Manchester, Inggris.

“Dia merasa benar-benar oke-oke saja untuk melakukan itu, tidak ada rasa empati, dia mudah untuk memanipulasi orang, dia harus selalu in control. Sebenarnya itu adalah beberapa karakteristik dari psikopat,” kata Liza.

Reynhard bisa tergolong psikopat kelas besar karena memiliki kemampuan intelektual yang sangat baik sehingga bisa cukup lama menutupi kejadian perbuatannta.

“Kalau yang besar seperti Reynhard Sinaga ini dia butuh kemampuan intelektual yang baik, bahkan di atas rata-rata. Dia sudah merancang, seperti memilih lingkungan yang lebih mendukung untuk apa yang mau dia lakukan,” kata Liza.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved