News
Pemakaman Jenderal Iran Makan Korban, 50 Orang Mati Terinjak-Injak, 200 Orang Terluka
Para pejabat Iran menyebut lebih dari 50 orang meninggal dunia karena terinjak-injak dalam prosesi pemakamanan komandan Iran
Kini Iran berikrar akan melakukan "balasan dendam kejam" atas pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, yang posisinya sekarang diisi oleh wakilnya, Esmail Qaani.
Di sisi lain, Presiden Trump sudah memperingatkan bahwa negaranya "telah menetapkan" 52 sasaran di Iran dan "akan menyerang secara cepat" jika ada serangan Iran terhadap aset-aset Amerika.
• 5 Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS, Tempat Trump Hadiri Thanksgiving Tahun Lalu
Qasem Soleimani selama ini memimpin Pasukan Quds- kesatuan elite di tubuh Garda Revolusi Iran yang bertugas menangani operasi rahasia di luar negeri.
Pasukan Quds terlibat dalam rangkaian konflik di Suriah, di antaranya memberikan konsultasi kepada pasukan yang setia terhadap Presiden Suriah, Bashar al-Assad, sekaligus mempersenjatai ribuan milisi Syiah di Suriah dan Irak.
Adapun di Irak, pasukan elite itu memberi dukungan kepada paramiliter Syiah yang membantu melawan kelompok yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS.
Iran Hujani Roket di Pangkalan Militer AS, Serangan Balas Dendam Kematian Qassem Soleimani
Iran menghujani puluhan roket di pangkalan militer AS di Ain Al Asad Provinsi Anbar Rabu (8/1/2020) dini hari waktu setempat.
Kabar awal ini diwartakan akun stasiun televisi Iran, PressTV, Rabu pagi ini WIB. Belum ada keterangan resmi militer Irak.
Di lapangan terbang ini, ditempatkan sejumlah pesawat nirawak MQ-1 Reaper, yang diduga turut dikerahkan saat pembunuhan Mayjen Qassem Soleimani.
Serangan roket diduga dilakukan Brigade 45 Khataib Hezbollah Irak, bagian kelompok Popular Mobilization Unit (PMU) yang diakui militer Irak.
Namun versi lain menyebut, serangan terkoordinasi ini dilakukan elemen-elemen Korps Garda Republik Iran (IGRC).
Perkembangan lebih lanjut terkait serangan roket ke pasukan AS di Irak masih menunggu laporan-laporan lebih detil dari lapangan.
• Ketua MPR RI Ingatkan Petualangan Cina di Perairan Natuna Akan Terus Berlanjut
Qassem Soleimani, Kepala Pasukan Quds Garda Republik Iran tewas akibat serangan rudal di Bandara Baghdad, Kamis (2/1/2020).
Pembunuhan dilakukan militer AS atas perintah Presiden Donald Trump. Kematian Qassem menyulut kemarahan Iran dan Irak.
Iran bertekad membalas serangan ini menggunakan segala cara. Parlemen dan pemerintah Irak memutuskan mengusir pasukan AS dan sekutunya dari negara itu.