NEWS

Mengaku Polisi, 2 Wartawan Gadungan 'Suntik' dan Peras Gadis 18 Tahun, Kenalan Lewat Aplikasi

Dua wartawan gadungan diringkus pihak kepolisian, pasca terlibat kasus pemerasan dan pemerkosaan

Mengaku Polisi, 2 Wartawan Gadungan 'Suntik' dan Peras Gadis 18 Tahun, Kenalan Lewat Aplikasi
Internet
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua wartawan gadungan diringkus pihak kepolisian, pasca terlibat kasus pemerasan dan pemerkosaan.

Kedua pelaku mengaku sebagai aparat kepolisian dan melakukan aksinya kepada korban berinisial FD (18), di Apartemen Gading Nias, Jakarta Utara.

Dua wartawan gadungan diketahui bernama Dwi Pujianto Akbar dan Jamaluddin Arrozi.

Pelaku dan korban kenal dengan korban melalui sebuah aplikasi Michat.

Tak Mau Pergi Setelah Diusir KRI Tjiptadi-381, Kapal Coast Guard Cina Masih Dalam ZEE

Hal itu diungkap langsung oleh Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Jerrold Kumontoy.

"Di Michat mereka menemukan si korban, FDA," ucapnya, Senin (6/1/2019).

"Di mana terjadi komunikasi dengan DPA (Dwi) dan di hari yang sama mereka FDA dan DPA bertemu di Apartemen Gading Nias," tambahnya.

Dua wartawan gadungan itu sepakat untuk berpura-pura sebagai polisi sebelum bertemu dengan FDA (18) berbekal lencana palsu yang mereka bawa.

"Tak berapa lama JA (Jamal) masuk menggedor pintu apartemen. Mereka lalu mengaku sebagai polisi," kata Jerrold.

Kedua pelaku ini kemudian menunjukkan lencana polisi palsu untuk mengancam FDA.

Ilustrasi pemerkosaan. Gadis asal Pontianak dirudapaksa di hotel selama lima hari
Ilustrasi pemerkosaan. Gadis asal Pontianak dirudapaksa di hotel selama lima hari (The Clinical Advisor)

Atasi Diabetes dan Hancurkan Kolesterol dengan Minum Teh Pare, Begini Cara Mudah Membuatnya

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved