Berita Tinju
Anthony Joshua Mengaku Legowo, Jika Dipaksa Mencopot Sabuk Juaranya
Anthony Joshua langsung diberi beban berat usai mendapatkan kembali sabuk kelas beratnya, IBO, IBF, WBA, WBO dari tangan Andy Ruiz Jr.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Anthony Joshua langsung diberi beban berat usai mendapatkan kembali sabuk kelas beratnya, IBO, IBF, WBA, WBO dari tangan Andy Ruiz Jr.
Ia harus segera melaksanakan mandatory fight atau pertarungan wajib dalam perebutan gelar IBF dan WBO.
Petinju Inggris itu wajib melakoni pertandingan wajib jika tak ingin kehilangan dua gelar yang baru saja digenggamnya.
Adapun dua laga untuk perebutan gelar IBF akan bertanding lawan Kubrat Pulev dan WBO kontra Oleksandr Usyk.
Baru-baru ini promotor tinju, Eddie Hearn, mengeluh tentang tuntutan pihak IBF dan WBO untuk menggelar laga secepatnya.
Saking kebingungannya lantaran diberi waktu sedikit, Hearn melontarkan bahwa Joshua tetap dipandang sebagai sang juara meski harus dipaksa copot gelarnya.
Kali ini, Joshua seakan menyetujui pernyataan Hearn sebelumnya yang menyinggung dirinya.
• Alasan Conor McGregor ke Weltherweight Mendapat Cibiran Dari Kamaru Usman
Baca Juga: Kamaru Usman Cibir Alasan Kuat Conor McGregor ke Weltherweight
Bahkan petinju berusia 30 tahun ini sepakat jika kehilangan sabuk juara tetap dipandang yang terbaik.
"Saya selalu mengatakan gelar bukan mempresentasikan saya. Saya tetap dipandang sebagai sang juara, bahkan jika saya kehilangan satu gelar," kata Joshua dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.
"Ini akan memberi saya kesempatan untuk menghadapi juara dunia lain - saya telah mengalahkan empat juara dunia pada rekor saya sekarang.
"Jika saya melepaskan ikat pinggang, itu akan menciptakan lebih banyak sejarah dan hiburan."
"Jika saya harus, saya akan memberikannya - tapi saya akan mendapatkannya kembali," ujarnya menjelaskan.
Joshua sebenarnya sangat berhasrat menjadi undisputed champion atau juara tak terbantahkan di nomor kelas berat.
Dia hanya kurang satu gelar WBC yang kini dipegang Deontay Wilder.